AJI Manado Kecam Penyebar Foto dan Identitas Anak Korban Kekerasan Ayah Kandung

0
4



TRIBUNMANADO.CO.ID – Viral di media sosial pengakuan seorang anak perempuan di Sulawesi Utara yang menjadi korban rudapaksa ayah kandungnya.

Sejumlah akun di Facebook maupun Instagram yang memiliki ribuan pengikut turut membagikan video pengakuan sang anak yang meminta tolong.

Beredar pula foto, akun media sosial serta KTP pelaku rudapaksa yang tak lain adalah ayah kandung korban.

Hal ini mendapat kecaman banyak pihak yang mengutuk prilaku tak terpuji sang ayah.

Tak sampai di situ, kecaman pun muncul karena identitas korban yang masih anak di bawah umur ini beredar luar ke publik.

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Manado turut mengecam hal ini.

Ketua AJI Manado Fransiskus Talokon mengatakan pihaknya sangat menyayangkan penyebaran foto dan identitas dari korban kekerasan anak tersebut.

Ia menjelaskan, Kode etik AJI dan kode etik jurnalistik pada umumnya sudah mengatur tentang pentingnya perlindungan privasi korban kejahatan seksual.

Salah satu pasal dalam Kode Etik AJI pada Pasal 5 berbunyi, Wartawan Indonesia tidak menyebutkan dan menyiarkan identitas korban kejahatan susila dan tidak menyebutkan identitas anak yang menjadi pelaku kejahatan.

“Sehingga setiap jurnalis harus melindungi privasi korban kejahatan seksual, dan menggunakan perspektif gender dalam memberitakan kasus kejahatan seksual,” kata Talokon, wartawan Harian Metro.



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here