Ajudan Polisi Ikut Diamankan KPK Saat Detik-detik OTT Bupati Kolaka Timur Andi Merya Nur

0
13


TRIBUNNEWS.COM, KENDARI – Seorang ajudan polisi ikut diamankan tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Kolaka Timur (Koltim) Andi Merya Nur, Selasa (21/9/2021).

Berdasarkan informasi yang diterima TribunnewsSultra.com, sebelum menangkap Andi Merya Nur, KPK terlebih dahulu mengamankan Kepala Badan Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kolaka Timur, Ansarullah.

Ansarullah ditangkap di sebuah kamar indekos Nadine, Desa Orawa, Kecamatan Tirawuta, Kabupaten Koltim, Selasa (21/9/2021) pukul 21.00 Wita.

Penyidik KPK kemudian menyegel satu kamar kos Nadine (nomor 8), dengan stiker bertuliskan “Dalam Pengawasan KPK”.

Sekitar 30 menit berikutnya, KPK bergerak menangkap Bupati Kolaka Timur Andi Merya Nur di Rumah Jabatan Bupati Koltim Jalan Poros Kendari-Kolaka, Desa Matabondu, Kecamatan Tirawuta, Kabupaten Koltim.

KPK mengamankan total enam orang, yaitu sejumlah ajudan pribadi, ajudan pengamanan tertutup (pantup) dari unsur kepolisian.

Baca juga: Terkait OTT Bupati Kolaka Timur Andi Merya Nur, KPK Segel Sebuah Kamar Indekos

Keenam orang tersebut selanjutnya dibawa ke Markas Polda Sultra, Jalan Haluoleo, Kelurahan Mokoau, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, tiba pada Rabu (22/9/2021) sekira pukul 01.30 WITA.

Baca juga: Kronologi OTT KPK di Kolaka Timur: Bupati Andi Merya Nur Jadi Tersangka, Suami Lolos

Andi Merya Nur tiba di Markas Polda Sultra dengan menumpangi mobil minibus Toyota Kijang Innova bernomor polisi DT 1850 CA sekitar pukul 01.30 wita dinihari.

Bupati Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara Andi Merya Nur tiba di gedung KPK, Jakarta, Rabu (22/9/2021). Andi Merya bersama sejumlah pihak dibawa ke KPK untuk menjalani pemeriksaan pasca terjaring operasi tangkap tangan (OTT) dengan dugaan perkara terkait dana bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Bupati Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara Andi Merya Nur tiba di gedung KPK, Jakarta, Rabu (22/9/2021). Andi Merya bersama sejumlah pihak dibawa ke KPK untuk menjalani pemeriksaan pasca terjaring operasi tangkap tangan (OTT) dengan dugaan perkara terkait dana bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Bupati berusia 36 tahun tersebut kemudian digiring ke lantai 2 Gedung Direktorat Reserse dan Kriminal Khusus atau Ditreskrimsus Polda Sultra.

Baca juga: 6 Orang Termasuk Bupati Kolaka Timur yang Ditangkap KPK Diterbangkan ke Jakarta

Penyidik KPK selanjutnya melakukan pemeriksaan terhadap Andi Merya bersama lima stafnya di ruangan tersebut.



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here