Azis Syamsuddin Menambah Sejarah Pimpinan DPR yang Jadi Tersangka KPK, Ada Siapa Saja?

0
28


TRIBUNNEWS.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin sebagai tersangka.

Azis Syamsuddin ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan kasus suap terkait penanganan perkara yang menjeratnya di Kabupaten Lampung Tengah.

Azis diduga menyuap mantan penyidik KPK Ajun Komisaris Polisi (AKP) Stepanus Robin Pattuju dan advokat Maskur Husain untuk menghentikan perkaranya di Lampung Tengah tersebut.

Baca juga: Tersangka Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin Tadi Malam Langsung Dijebloskan ke Rutan Polres Jaksel

Kasus Azis ini pun menambah sejarah jajaran pimpinan DPR yang tersandung korupsi dan resmi ditetapkan sebagai tersangka.

Masih publik ingat pada tahun 2017, Ketua DPR RI periode 2014-2019 Setya Novanto ditetapkan jadi tersangka dugaan korupsi E-KTP.

Setya Novanto saat itu juga merupakan petinggi Partai Golkar, sama halnya dengan Azis.

Selain itu, pimpinan DPR yang terjegal KPK ada Wakil Ketua DPR RI periode 2014-2019 Taufik Kurniawan.

Ketua KPK, Firli Bahuri memberikan keterangan terkait penahanan Wakil Ketua DPR RI, Azis Syamsuddin di gedung KPK, Jakarta, Sabtu (25/9/2021) dini hari. KPK resmi menahan Azis Syamsuddin terkait kasus dugaan korupsi pemberian hadiah atau janji terkait penanganan perkara yang ditangani oleh KPK di Kabupaten Lampung Tengah. Tribunnews/Irwan Rismawan
Ketua KPK, Firli Bahuri memberikan keterangan terkait penahanan Wakil Ketua DPR RI, Azis Syamsuddin di gedung KPK, Jakarta, Sabtu (25/9/2021) dini hari. KPK resmi menahan Azis Syamsuddin terkait kasus dugaan korupsi pemberian hadiah atau janji terkait penanganan perkara yang ditangani oleh KPK di Kabupaten Lampung Tengah. Tribunnews/Irwan Rismawan (Tribunnews/Irwan Rismawan)

Berikut Tribunnews rangkum tiga pimpinan DPR yang ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK, antara lain:

1. Setya Novanto

Bulan Juli 2017, KPK menetapkan Setya Novanto sebagai tersangka atas dugaan korupsi proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (E-KTP).



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here