Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Tengah saat menghadapi para wartawan (Sumber foto: https://mnctrijaya.com/).

SEMARANG, aboutsemarang – Jawa Tengah mendapatkan kehormatan atas prestasi sebagai provinsi dengan keterbukaan informasi publik terbaik. Prestasi tersebut ditorehkan dalam pemberian penghargaan keterbukaan infromasi publik 2020 yang diadakan oleh Komisi Informasi (KI) Pusat secara daring, Rabu (25/11). Dalam pemberian penghargaan tersebut, Jawa Tengah memperoleh 99,15 poin dan menyalip DKI Jakarta dengan 99,07 poin serta Jawa Barat dengan 98,15 poin.

Memang ini bukan kali pertama Jawa Tengah memperoleh penghargaan tersebut. Sebelumnya di tahun 2017 pernah memperoleh peringkat II nasional, kemudian tahun 2018 meningkat menjadi peringkat I dan terbaik nasional. Setelah itu, di tahun 2019 Jateng kembali mendapat predikat sebagai provinsi paling informatif

“Saya kira ini mengulang dari beberapa tahun lalu. Secara berturut-turut, juara terus,” kata Ganjar

Atas penghargaan tersebut, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyampaikan rasa terima kasihnya pada jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Menurutnya, penghargaan itu sebagai bukti bahwa semua telah bersedia transparan dalam memberikan informasi kepada publik.

“Masyarakat boleh tahu dan boleh mengakses informasi itu. Teman-teman saya di Pemprov itu, tidak ada yang risih dengan keterbukaan informasi. Ini bagian dari spirit kita membangun Jawa Tengah,” imbuhnya.

Ganjar menambahkan, bawa perihal keterbukaan informasi publik memang telah dilakukan olehnya jauh sebelum adanya ajang pemberian penghargaan oleh KI Pusat. Di awal periode ia menjabat, dirinya sudah berupaya dalam memberikan keterbukaan informasi publik melalui platform media sosial dan website.

“Semoga capaian ini bisa dipertahankan. Jadikan capaian ini batas minimal, untuk meningkatkan pada tahun-tahun selanjutnya. Hanya kurang sedikit dari nilai 100, jadi tinggal dikejar kekurangan itu agar semakin baik,” tuturnya.

Kemudian, Wakil Presiden RI, KH Ma’ruf Amin mengucapkan selamat atas pemberian penghargaan keterbukaan informasi publik ini. Harapannya kegiatan ini dapat menjadi penyemangat semua badan publik dalam memberikan informasi secara transparan pada publik.

“Yang sudah dinyatakan informatif, saya ucapkan selamat dan berharap terus dipertahankan semakin baik lagi. Yang cukup informatif, kurang informatif atau tidak informatif, maka harus melakukan akselerasi-akselerasi agar bisa menaplikasikan nilai transparansi dan akuntabilitas kepada publik,” ujar KH Ma’ruf. (alf-smg)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here