Belakangan, Kopilot Fajar Kerap Video Call Istri, Ingin Tengok Putranya yang Berusia 10 Bulan

0
8


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Keluarga Kopilot Rimbun Air, Muhammad Fajar Dwi Saputra mengaku terkejut atas insiden jatuhnya Pesawat Rimbun Air PK-OTW. 

Diketahui pesawat kargo tersebut dinyatakan jatuh di hutan dalam di Distrik Sugapa, Intan Jaya, Papua, setelah hilang kontak pada Rabu (15/9) pukul 07.37 WIT. 

Paman Kopilot Fajar, Sunari mengungkapkan, keluarga sangat terkejut atas insiden jatuhnya pesawat Rimbun Air

Pasalnya, keluarga besar sama sekali tidak merasakan firasat apapun, sebelum Fajar terbang ke Papua.

“Reaksinya sangat kaget, karena kita keluarga tidak ada firasat atas kepergian Fajar. Dari istri juga, setahu saya begitu,” ucap Sunari saat ditemui Tribunnews.com di Kampung Rawa Lele, RT 03/13, Jatimakmur, Bekasi, Kamis (16/9/2021).

Kediaman Kopilot Rimbun Air, Muhammad Fajar di Kampung Rawa Lele, RT 03/13, Jatimakmur, Bekasi. Karangan bunga dukacita untuk almarhum telah memadati kediaman almarhum
Kediaman Kopilot Rimbun Air, Muhammad Fajar di Kampung Rawa Lele, RT 03/13, Jatimakmur, Bekasi. Karangan bunga dukacita untuk almarhum telah memadati kediaman almarhum (Lusius Genik)

“Sangat terpukul sekali keluarganya. Benar-benar mengejutkan,” imbuh Sunari. 

Cerita haru dibagikan ibunda almarhum Kopilot Fajar, Sri Purwanti (54). 

Baca juga: Jenazah Kopilot Rimbun Air Muhammad Fajar Tiba Sore ini, Langsung Diberikan Kepada Keluarga

Sri mengungkapkan, sebelum terbang ke Papua, Fajar sempat melakukan video call dengan istrinya. 

“Terakhir komunikasi dengan istrinya jam 3 pagi waktu Jakarta. Dia mau terbang itu dia komunikasi vidcall dengan istrinya,” ucap Sri Purwanti. 

Belakangan Fajar memang kerap melakukan video call dengan istrinya, untuk menanyakan kabar sang buah hati yang baru berusia 10 bulan.

Kondisi Pesawat Rimbun Air cargo seri Twin Other 300 PK-OTW di Intan Jaya usai menabrak gunung
Kondisi Pesawat Rimbun Air cargo seri Twin Other 300 PK-OTW di Intan Jaya usai menabrak gunung (Tribun Papua)

“Selalu setiap saat komunikasi, karena dia baru punya anak kecil lagi lucu-lucunya. Setiap mau terbang dan landing dia sempatkan video call,” tutur Sri Purwanti. 

“Anaknya seorang putra, berusia 10 bulan,” imbuh Sri Purwanti.

Sri, sebagai ibu kandung Kopilot Fajar, mengaku telah mengikhlaskan putra keduanya tersebut.

“Keluarga besar harus menerima, karena ini sudah ketentuan Allah. Jadi kita sudah menerima,” ujar Sri.



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here