Bencana Alam Hantui Sulut, Pengamat Lingkungan: Penataan Ruang Kunci Minimalisir Bencana

0
31



TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado Akhir-akhir ini, Provinsi Sulut tengah dilanda cuaca buruk dengan intensitas hujan yang tinggi. 

Beberapa daerah pun harus mengalami bencana Banjir dan Tanah Longsor dibeberapa desa akibat cuaca ekstrem

Menanggapi situasi ini, Pengamat Lingkungan Sulut Ir. Robby Rempas ikut prihatin melihat kondisi masyarakat Sulut yang terdampak bencana alam. 

Ia pun menyorot peran pemerintah untuk dapat mengantisipasi masalah bencana alam yang sering terjadi di Sulut.

Menurutnya, setiap usaha yang dilakukan meskipun kecil, bisa berdampak positif dan negatif bagi lingkungan. 

“Pertama untuk dapat meminimalisir bencana perlu mengadakan penataan lingkungan agar dapat meminimalisasir bencana banjir yang terjadi akhir-akhir ini dan terjadi hampir disetiap musim hujan,” kata Rempas kepada Tribun Manado

Disatu sisi, lanjut Rempas, kita secara masiv harus mensosialisasikan juga kepada warga untuk tidak membuang sampah di sungai dan saluran air.

“Bagi pemerintah sebaiknya membangun talud dan saluran air di wilayah yang tepat untuk mencegah terjadinya luapan air,” tegas Rempas.

Selain itu, kata Rempas, dalam perencanaan pembangunan tersebut juga melaksanakan dan menegakkan rencana tata ruang yang tepat terkait kondisi ekosistem Daerah Aliran Sungai (DAS) di wilayah rawan banjir. 

“Untuk itu, kita juga harus mensosialisasikan dengan ketat untuk tidak membangun rumah di dekat tanah miring dan pinggiran sungai,” terang Rempas.

Kemudian prioritas penanganan banjir harus diberikan sesuai tingkat kerawanan mana yang kritis dan mana yang super kritis. 

Selanjutnya dapat dilakukan dengan upaya pengendalian pembuatan bangunan air yang dapat meningkatkan kapasitas pengaliran untuk mengurangi debit air yang mengalir. 

“Melalui bencana yg terjadi, maka ada catatan hati Alam ini bukan warisan nenek moyang kita. Tapi hanya pinjaman dari anak cucu kita,” pungkas Rempas. (Mjr)

Cadiz vs Barcelona: Blaugrana Gagal Menang Akibat Kartu Merah De Jong, Laporta Ucap Selamat Tinggal

Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Boltim Resmi Ditutup

Michael Sasuwuhe Belum Ditemukan, Seorang Nelayan di Likupang Temukan Lelaki Terapung



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here