Benteng Balangnipa – Tribunnewswiki.com

0
8



TRIBUNNEWSWIKI.COM – Benteng Balangnipa adalah salah satu benteng terbesar yang berada di Sulawesi Selatan.

Benteng Balangnipa menjadi tempat, bukti dan simbol sejarah bersatunya tiga kerajaan yang kemudian dikenal dengan Kerajaan Tellu Limpoe.

Benteng Balangnipa juga pernah menjadi benteng pertahanan dari serangan kolonial Belanda antara tahun 1859-1961.

Benteng Balangnipa didirikan oleh tiga kerajaan yaitu Kerajaan Bulo-Bulo, Kerajaan Tondong dan Kerajaan Lamatti pada tahun 1557. (1)

Benteng ini dibangun dengan susunan batu gunung yang direkatkan menggunakan lumpur dari sungai Tangka dimana ketebalan dindingnya adalah Siwali Reppa atau setengah dupa.

Baca: Desa Wisata Ranupani

Benteng Balangnipa digunakan sebagai tempat pertahanan ketika Belanda menyerang dari Teluk Bone, dengan tujuan ingin menguasai wilayah Sinjai.

Dalam sejarah Rumpa’na Mangara Bombang, dituliskan bahwa perlawanan Raja-raja dari Kerajaan Tellu Limpoe saat melawan agresi Belanda tahun 1859-1961 sangat dahsyat.

Namun, akhirnya Benteng Balangnipa berhasil dikuasai oleh Belanda pada tahun 1859 karena persenjataan militer mereka lebih unggul.

Benteng Balangnipa mengalami kerusakan yang cukup parah, akhirnya pada tahun 1864-1868 direnovasi oleh Belanda dengan arsitektur khas Eropa dan mempertahankan bentuk aslinya.

Sebelum menjadi tempat pertahanan, Benteng Balangnipa digunakan sebagai pusat administrasi, pusat perdagangan dan pusat persinggahan pembesar Kerajaan Gowa.

Baca: Benteng Oranje

Benteng ini mempunyai beberapa bukti sejarah yang masih tersimpan seperti meriam, peralatan makan, gudang penyimpanan senjata, atau ruang para prajurit.

Benteng Balangnipa berlokasi di Kelurahan Balangnipa, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan. (2)

Secara geografis, Benteng Balangnipa berada di pinggir Sungai Tangka yang merupakan perbatasan wilayah antara Kerajaan Gowa dan Kerajaan Bone.

Baca: Benteng Fort Marlborough

Benteng Balangnipa dijadikan sebagai pusat administrasi tiga kerajaan karena letaknya yang sangat strategis yaitu berada persis di depan pelabuhan kuno Sungai Tangka. (TribunnewsWiki.com/Mirta)



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here