Buah Bit – Tribunnewswiki.com

0
11


TRIBUNNEWSWIKI.COM – Buah bit merupakan tanaman yang berasal dari keluarga Amaranthaceae-Chenopodiaceae.

Buat ini masih satu keluarga dengan sayuran lobak dan sayuran berakar lainnya.

Meski umumnya kebanyakan orang lebih menyukai akarnya yang terasa manis sebagai obat kesehatan, kini banyak pula yang mengonsumsi daging buah dan daun dari buah bit.

Hal itu karena buah bit mengandung segudang nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh. (1)

Bit sendiri sebenarnya bukanlah buah, melainkan tanaman umbi-umbian yang tumbuh di dalam tanah seperti halnya singkong dan ubi.

Namun, karena bentuk dan warnanya, buah bit seringkali disangka sebagai buah-buahan.

Buah berwarna ungu ini telah digunakan sebagai pengobatan alami karen mengandung beragam nutrisi karbohidrat, protein, serat, serta vitamin dan mineral, seperti vitamin C, folat, kalium, magnesium, natrium, dan zat besi.

Selain itu, bit juga rendah lemak dan kalori, tidak mengandung lemak jenuh atau kolesterol, serta kaya akan antioksidan. (2)

Ilustrasi buah bit
Ilustrasi buah bit

Baca: Kacang Kastanye (Chesnut)

Dalam 100 gram buah bit, Anda bisa menemukan berbagai kandungan nutrisi seperti berikut:

Air: 87.6 gram

Protein: 1.6 gram

Lemak: 0.1 gram

Karbohidrat: 9.6 gram

Serat: 2.6 gram

Kalsium: 27 miligram (mg)

Fosfor: 43 mg

Zat besi: 1.0 mg

Natrium: 29 mg

Kalium: 404.9 mg

Tembaga: 0.20 mg

Seng: 0.7 mg

Karoten total: 20 mcg

Thiamin (Vitamin B1): 0.02 mg

Riboflavin (Vitamin B2): 0.05 mg

Niasin: 0.3 mg

Vitamin C: 10 mg (1)

Baca: Buah Mundu (Garcinia dulcis)

Karena mengandung beragam nutrisi, buah bit pun memberikan beragam manfaat bagi kesehatan, seperti sebagai berikut.

1. Menurunkan tekanan darah

Bit mengandung nitrat yang dapat diubah menjadi nitrit oksida dalam tubuh.

Zat tersebut dapat menurunkan dan menjaga kestabilan darah.

Bahkan, ada sebuah studi yang mengungkapkan bahwa jus bit mampu mengurangi tekanan darah meski hanya sedikit.

Manfaat ini diduga berasal dari pigmen merah betalain dan antioksidan di dalam bit.

2. Mencegah pikun

Kandungan nitrit dalam bit juga mampu meningkatkan aliran darah dan oksigen ke berbagai bagian tubuh, termasuk otak.

Selain itu, bit juga baik untuk mencegah berkembangnya gejala pikun. Bit sangat baik dikonsumsi untuk lansia.

3. Mengendalikan kadar gula darah

Penderita diabetes dapat mengonsumsi buah bit karena kandungan senyawa kimia yang dapat mengendalikan kadar glukosa dan insulin dalam tubuh.

Tidak hanya itu, bit juga mengandung antioksidan asam alpha-lipolic, yang juga bisa mencegah kerusakan sel dan memperbaiki saraf yang rusak pada penderita diabetes.

4. Meningkatkan kinerja fisik

Berdasarkan penelitian, konsumsi jus buah bit dpaat meningkatkan stamina serta kinerja fisik.

Dengan demikian, seseorang akan lebih bersemangat saat berolahraga.

5. Mengatasi peradangan dalam tubuh

Mengonsumsi buah bit secara rutin dapat membantu mencegah peradangan.

Peradangan yang berlangsung lama atau kronis dapat menyebabkan kerusakan pembuluh darah dan jaringan tubuh.

6. Mencegah kanker

Bit dipercaya dapat mencegah kanker. Berdasarkan uji laboratorium, esktrak bit mampu menekan pertumbuhan sel kanker.

Efek tersebut berasal dari kandungan betasianin dan antioksidan dalam buah bit.

7. Mendukung kerja saraf dan otot

Bit kaya akan kalium yang dapat membantu saraf dan otot tubuh berfungsi baik. Selain itu, bit juga diketahui dapat mencegah kram otot dan kelelahan.

8. Memelihara kesehatan pencernaan

Kandungan serat dalam bit bermanfaat untuk melancarkan pencernaan.

Penelitian juga mengungkapkan bahwa serat bermanfaat untuk mencegah kerusakan dinding saluran cerna akibat peradangan, konstipasi, dan kanker usus besar.

Selain itu, senyawa betaine dalam buah bit juga dapat mengurangi kembung, mencegah intoleransi makanan, mengontrol pertumbuhan bakteri baik, dan meningkatkan penyerapan nutrisi.

Selain berbagai manfaat di atas, bit juga baik dikonsumsi oleh ibu hamil. Tanaman umbi ini kaya akan folat yang dapat mencegah cacat tabung saraf pada janin dan menurunkan risiko bayi terlahir prematur. Namun, konsumsi bit pada ibu hamil sebaiknya tetap dibatasi. (2)

Baca: Buah Kersen (Muntingia calabura)

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Anindya)



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here