Cerita Warga Tambak Mulyo yang Rumahnya Rusak Diterjang Ombak Tinggi

0
151
Salah seorang warga terdampak, saat sedang membereskan barang-barang miliknya, untuk diungsikan ke rumah saudaranya, Senin (7/12).

Semarang, aboutsemarang,- Gelombang air pasang setinggi 3 meter yang diikuti kencangnya angin mengakibatkan tanggul beton penahan gelombang di Kampung Tambak Mulyo Kelurahan Tanjung Mas Semarang Utara roboh, Senin (7/12).

Dari pantauan aboutsemarang, gelombang air pasang membuat sedikitnya 20 rumah mengalami kerusakan berupa tembok atau dinding rumahnya jebol.

Sriyamah (58 tahun) Warga RT 1/15 Kampung Tambak Mulyo, menjelaskan ombak besar membuat dinding rumah bagian belakangnya jebol terjadi pada sekitar pukul 00.00. Ia bersama keluarganya langsung lari menyelamatkan diri.

“Saya takut sekali sampai menangis. Kami kemudian mengungsi ke rumah orang tua saya. Kebetulan rumahnya agak dekat namun tidak terkena ombak,” ujar Sriyamah.

Menurutnya, kejadian itu merupakan yang terbesar melanda Kampung Tambak Mulyo. Dirinya sudah menjadi warga di perkampungan itu sejak 43 tahun lalu.

“Sebelumnya memang pernah ada gelombang tinggi, namun tidak sebesar dan sampai membuat jebol dinding rumah,” kata dia.

Sementara, Ketua RT 1/15 Kampung Tambak Mulyo, Sutrimo, membenarkan, bahwa akibat tanggul beton penahan yang jebol membuat ombak besar meluas hingga mencapai permukiman warga. Tanggul tersebut keseluruhan mencapai sekitar sepanjang 300 meter, sedangkan yang roboh akibat terkena terjangan ombak 175 meter.

“Warga terdampak masih mengungsi di tetangga atau saudara mereka yang berada di lokasi lebih jauh dari terjangan ombak. Barang-barang mereka turut diungsikan ke tempat-tempat tersebut,” ujar Sutrimo.

Berdasarkan informasi yang diterimanya, kondisi ombak tinggi diperkirakan berlangsung hingga sepekan mendatang. Untuk itu, 37 warganya yang menjadi korban ombak besar diimbau untuk tidak kembali dulu ke rumah mereka. (red-smg)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here