Dekrit Presiden – Tribunnewswiki.com

0
13


TRIBUNNEWSWIKI.COM – Dekrit Presiden merupakan keputusan yang dikeluarkan oleh Presiden Soekarno pada 5 Juli 1959.

Presiden Soekarno mengeluarkan dekrit akibat dari gagalnya Badan Konstituante dalam menetapkan UUD baru pengganti UUDS 1950.

Setelah itu terdapat berbagai pemberontakan di daerah-daerah yang ada di Indonesia dan adanya suatu desakan agar kembali ke UUD 1945.

Akhirnya Presiden Soekarno mengeluarkan dekrit untuk menyelamatkan negara Republik Indonesia. (1)

Dekrit Presiden.
Dekrit Presiden. (Guru Pendidikan)

Baca: Sumpah Pemuda

Latar belakang dikeluarkannya Dekrit Presiden ini tidak lepas dari kegagalan yang dilakukan oleh Badan Konstituante dalam menetapkan undang-undang yang baru untuk menggantikan UUDS 1959.

Badan Konstituante itu dibentuk pada 1955 yang fungsinya untuk merumuskan undang-undang baru.

Namun sayangnya badan tersebut tidak bekerja secara maksimal hingga akhirnya sampai dengan 1959 tidak berhasil merumuskan UU.

Selain itu ada faktor lain yakni terjadinya pemberontakan di daerah-daerah.

Orang-orang itu tidak mengakui adanya pemerintah pusat Indonesia.

Hingga akhirnya pada 22 April 1959 diadakan rapat untuk membahas hal itu.

Dan kemudian Presiden Soekarno mengusulkan untuk kembali ke UUD 1945.

Usulan tersebut sempat menuai pro dan kontra.

PNI dan PKI setuju dengan usulan Presiden tersebut dan Masyumi menolak.

Kemudian pada 5 Juli 1959 di Istana Merdeka, Presiden Soekarno membubarkan Badan Konstituante dan mengumumkan Dekrit Presiden. (2)

Baca: Peristiwa Malari

– Diberlakukannya kembali UUD 1945

– UUDS 1950 sudah tidak berlaku

– Badan Konstituante dibubarkan

– Dibentuknya Dewan Pertimbangan Agung Sementara (DPAS) dan Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara (MPRS) yang diberlakuakan dalam waktu yang sesingkat-singkatnya. (2)

(TribunnewsWiki.com/Bangkit N)



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here