DP3A Manado Turunkan Tim Cek Kasus Perdagangan Bayi

0
7



TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado – Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Manado Esther Mamangkey mengaku terkejut dengan kasus dugaan perdagangan bayi di Manado yang diungkap Polda Sulut.

“Wah saya baru dengar beritanya,” kata dia Kamis (7/10/2021) malam via ponsel.

Dirinya akan menurunkan tim untuk mengecek kasus tersebut.

Ia mengecam pelaku perbuatan bejat itu.

Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sulawesi Utara mengungkap kasus dugaan perdagangan bayi di Kota Manado, Sulawesi Utara.

Dalam press conference disampaikan, pelaku berinisial FM alias Cici (38), yang berprofesi sebagai dukun beranak, warga Wanea, Manado, ditangkap karena diduga menjadi tersangka perdagangan bayi.

Dalam pengungkapan kasus perdagangan bayi tersebut, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain satu tas berisi satu gunting pusar, satu gunting penahan plasenta, kapas alkohol, perban, benang, dan betadine.

Kemudian satu lembar bukti transfer uang ke rekening tersangka untuk membayar bayi sebesar Rp 2 juta, tangkapan layar handphone berisi percakapan tersangka serta akta kelahiran dua orang bayi.

“Tersangka beserta barang bukti sudah diamankan di Mapolda Sulut untuk diperiksa lebih lanjut. Dan kasus ini masih dalam pengembangan,” ujar Julest Abast.

Kabid Humas Kombes Pol Jules Abraham Abast juga mengimbau kepada masyarakat, apabila menemukan kejadian seperti ini agar dapat memberitahukan kepada Kepolisian terdekat.



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here