Engklek (Permainan) – Tribunnewswiki.com

0
12


TRIBUNNEWSWIKI.COMEngklek merupakan sebuah permainan yang dimainkan di atas bidang permainan berupa gambar delapan buah kotak dan satu gambar gunung.

Gambar tersebut dibua di lantai, jalanan, tanah lapang atau tempat datar lainya menggunakan kapur tulis, arang, atau kayu jika dibuat di tanah.

Engklek dapat dimainkan secara bersama-sama atau sendiri.

Jika engkelk dimainkan bersama, dilakukan hompimpa atau suit untuk memilih urutan pemain.

Pemain harus memiliki alat bernama gaco, biasanya berupa potongan genteng atau batu yang pipih.

Engklek menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia artinya berjalan dengan satu kaki. (1)(2)

Bermain Engklek
Bermain Engklek (www.asliindonesia.net)

Baca: Gobak Sodor (permainan)

Berdasarkan sejarah, permainan engklek ini dibawa oleh Belanda saat masa penjajahan di Indonesia dulu.

Saat masa penjajahan Belanda, banyak ditemukan anak-anak perempuan Belanda bermain engklek.

Meski tidak terdapat bukti sejarah yang otentik, permainan ini sudah populer pada kalangan anak perempuan di Eropa saat perang dunia.

Namun, terdapat catatan yang menyatakan bahwa engklek sudah ada sejak beberapa abad yang lalu.

Hal itu terdapat pada buku berjudul Buku Permainan yang disusun oleh Francis Willughbyrefers pada tahun 1635.

Buku itu menceritakan permainan scotch hop yang berasal dari bahasa Inggris.

Jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, artinya adalah permainan engklek.

Scotch berasal dari kata scratch yang artinya menggores, sedangkan hop artinya melompat.

Kini, dalam bahasa Inggris, permainan ini lebih dikenal dengan nama hopschotch.

Setelah Indonesia merdeka, engklek menjadi makin dikenal oleh anak-anak kecil di Indonesia.

Namun, karena zaman sekarang sudah berubah, permainan ini sudah jarang ditemukan. (1)(3)

Baca: Permainan Monopoli

Permainan engklek ini sangat sederhana, yaitu dengan melemparkan sebuah pecahan genteng atau batu pipih, yang biasa disebut gaco.

Satu anak hanya memiliki satu gaco.

Permainan itu dilakukan secara bergantian.

Untuk mengundi urutan pemain, dilakukan hompimpa.

Pemain melemparkan gaco ke dalam kotak pertama, kemudian melompat-lompat dengan satu kaki dari satu kotak ke kotak lain berurutan.

Kotak yang terdapat gaco tidak boleh diinjak.

Kemudian, pemain kembali ke tempat asal tetap dengan melompat menggunakan satu kaki, sambil mengambil gaco.

Lalu, pemain melempar gaco ke ruang kedua, ketiga, dan seterusnya hingga selesai.

Jika sudah, pemain harus melempar gaco ke gunung dan mengambilnya dengan badan membelakangi gunung.

Jika pemain berhasil melakukannya, artinya satu permainan selesai dan berhak mendapat satu kotak yang diberi tanda bintang.

Kotak yang sudah diberi tanda itu, tidak boleh diinjak oleh pemain lain.

Jika gaco masuk ke kotak yang salah atau pemain menginjak garis batas, pemain akan digantikan dengan pemain lainnya.

Pemenang ditentukan oleh bintang terbanyak yang dimiliki pemain. (1)

Baca: Hompimpa

Permainan engklek ini memiliki beberapa manfaat, di antaranya sebagai berikut.

-Meningkatkan kesadaran tubuh melalui pemberian input rangsang raba, rangsang sendi dan rangsang perpindahan posisi yang dapat meningkatkan fokus dan konsentrasi.

-Melatih koordinasi mata dan tangan, serta kontrol gerakan

-Melatih kemampuan pemahaman konsep, adaptasi, pemecahan masalah dan pengambilan keputusan.

-Melatih keseimbangan tubuh untuk meningkatkan kemampuan duduk tenang ketika belajar

-Melatih kemampuan visual spasial dengan memerhatikan setiap bentuk, ruang dan garis saat melompat. (4)

Baca: Panjat Pinang (Permainan Tradisional)

(TribunnewsWiki.com/Atika)



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here