Erick Thohir Minta Lahan Bekas Tambang Jadi Pertanian Rakyat

0
14



Laporan Wartawan Tribunnews.com, Sanusi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir meminta lahan bekas tambang yang berada di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dimanfaatkan sebagai lahan pertanian rakyat.

Salah satu upaya untuk mewujudkan tersebut melalui program Makmur PT Pupuk Indonesia (Persero).

Saat ini, Staf Khusus III Menteri BUMN, Arya Sinulingga menyaksikan pelaksanaan program Makmur di lahan bekas tambang di Kabupaten Belitung Timur, Kepulauan Bangka Belitung. Komoditas yang akan di tanam adalah singkong.

“Pak Erick Thohir meminta bagaimana lahan-lahan di Belitung itu bisa dimanfaatkan pertanian,” kata Arya, Sabtu (18/9/2021).

Baca juga: Pertemuan G20, Indonesia Dukung Pertanian Afrika Capai Target SDGs

Pemanfaatan lahan bekas tambang ini, dikatakan Arya juga mampu mengalihkan para penambang ilegal menjadi petani.

Apalagi melalui program Makmur Pupuk Indonesia, pemerintah memberikan ekosistem lengkap yang bertujuan meningkatkan produktivitas hingga penghasilan petani.

Dengan begitu, para petani yang mengikuti program Makmur ini mendapat banyak manfaat mulai dari pendanaan hingga kepastian penyerapan hasil panen ke depannya.

“Jadi ini satu sistem, program Makmur yang bikin ekosistem terjamin bagi para petani. Jadi mereka tanam tahu ada offtakernya, itu sangat bagus dan pendanaannya dari pemerintah,” kata Arya.

Baca juga: Presiden Jokowi Pastikan Persyaratan KUR Pertanian Semakin Dipermudah

Program Makmur Pupuk Indonesia akan dilaksanakan di atas lahan seluas 89 hektar di provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Program ini tersebar di 4 desa, yaitu Burong Mandi, Kecamatan Damar, Desa Buding, Kecamatan Kelapa Kampit, Desa Bentaian Jaya, Kecamatan Manggar, dan Desa Kelubi, Kecamatan Manggar.



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here