Fraksi Gerindra DPRD DKI Tuding PSI-PDIP Punya Nafsu Politik Tertentu Desak Interpelasi Formula E

0
13


TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA – Pertarungan politik di DPRD DKI Jakarta begitu panas dan saling menyerang secara terbuka.

Terakhir Fraksi Partai Gerindra yang mendukung penyelenggaraan formula E dengan biaya triliunan, menuding Fraksi PSI dan Fraksi PDI Perjuangan mempunyai maksud politik tertentu dalam pengajuan hak interpelasi.

Fraksi Partai Gerindra DPRD DKI Jakarta menyebut langkah PSI dan PDI Perjuangan menggulirkan hak interpelasi Formula E kental akan muatan nafsu politik.

William Aditya Anggota DPRD DKI Jakarta
William Aditya Anggota DPRD DKI Jakarta (Gelora)

Ketua Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta, Rani Maulani bahkan menyebut hak interpelasi tersebut tak murni seperti alasan permintaan penjelasan Gubernur Anies Baswedan.

“Bisa dilihat interpelasi ini adalah nafsu politik, bukan terkait hanya sekedar hak bertanya,” ucap Rani kepada wartawan, Senin (27/9/2021).

Gerindra menilai rapat Badan Musyawarah (Bamus) DPRD DKI yang menyelipkan agenda penetapan jadwal interpelasi Formula E pada Selasa (28/9/2021) besok sebagai bukti pelanggaran tata tertib.

Baca juga: Gerindra Pastikan Besok Gubernur Anies Baswedan Tak Hadiri Rapat Paripurna Interpelasi Formula E

Sebab dalam rapat tersebut tak tertulis soal pembahasan Formula E.

Apalagi Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi yang mengetuk palu penetapan jadwal interpelasi, tak menyertakan tanda tangan dari 4 Wakil Ketua DPRD DKI lainnya.

Baca juga: Foto Ini Bukti Kekerasan Dhena Devanka Kepada Jonathan Frizzy, Lihat Tendangannya

Baca juga: Dapat Penghargaan Dari Kementrian PPPA RI, Bupati Boltim: Capaian Ini Tidak Lepas dari Kerja Keras

Padahal berdasarkan peraturan DPRD Nomor 1 Tahun 2020 tentang Tata Tertib (Tatib), Pasal 80 ayat 3 Tatib menjelaskan bahwa surat atau undangan wajib ditandatangani Ketua dan paling sedikit dua paraf Wakil Ketua DPRD DKI.

“Tapi minimal perlu ada mekanisme yang baik dan mekanisme sesuai aturan,” pungkasnya.



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here