Hati-hati! BMKG Semarang Perkirakan Potensi Cuaca Ekstrem

0
112
Pengendara menerobos jalan yang tergenang banjir di Jatibarang, Indramayu, Jawa Barat, Senin (2/11/2020). BMKG menghimbau masyarakat untuk mewaspadai fenomena hidrometeorologi dampak La Nina yang berpotensi memicu peningkatan curah hujan 20-40 persen dari biasanya yang disertai angin kencang dan gelombang tinggi sehingga bisa berakibat banjir dan longsor. ANTARA FOTO/Dedhez Anggara/pras.

Semarang, aboutsemarangid,- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Ahmad Yani Semarang memperkirakan adanya potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayaah di Jawa Tengah diantaranya Cilacap, Brebes, Banyumas, Temanggung, Wonosobo, Purbalingga, Banjarnegara, Magelang, Kebumen, Tegal, Salatiga, Klaten, Semarang, Grobogan, Demak, Pati, Kudus, Karanganyar, Boyolali, dan sekitarnya, sampai Rabu (2/12).

Kepala BMKG Ahmad Yani Semarang Achadi Subarkah Raharjo mengatakan, berdasarkan analisis atmosfer di Jawa Tengah, menunjukkan kondisi dinamika yang tidak stabil dan kelembapan udara yang cukup tinggi dari lapisan bawah hingga atas.

“Ini dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di beberapa wilayah Jawa Tengah. Kondisi tersebut diperkuat oleh aktifnya fenomena gelombang Kelvin di wilayah Jawa,” Ujar Achadi Subarkah Raharjo seperti yang dikutip suaramerdeka, Selasa (1/12).

Potensi cuaca ekstrem dan curah hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang berpotensi terjadi di beberapa wilayah Jawa Tengah.

“Kami imbau masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi cuaca ekstrem seperti puting beliung, hujan lebat disertai kilat/petir, hujan es, dan lainnya,” tuturnya.

Serta dampak yang dapat ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang, dan jalan licin. (ard-smg)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here