Hong Kong Luncurkan Daerah Wisata West Kowloon, Akan Buka Akhir 2021

0
4


TRIBUNTRAVEL.COM – Dewan Pariwisata Hong Kong (HKTB) telah secara resmi meluncurkan daerah wisata West Kowloon.

Peresmian itu dilakukan setelah menampilkan promosi “Old Town Central” dan “Sham Shui Po – Every Bit Local” dalam kampanye “Hong Kong Neighbourhoods”.

Program kawasan West Kowloon ini akan menyoroti kekayaan warisan Hong Kong dan bagaimana kehidupan jalanan yang semarak di Yau Ma Tei dan Jordan, bersamaan dengan dua museum kelas dunia yang baru yaitu M+ dan Museum Istana Hong Kong di West Kowloon Cultural District (WKCD).

Rencananya, program ini akan dibuka mulai akhir tahun 2021 sampai tahun 2022 dan akan dijadikan sebagai landmark pariwisata seni dan budaya.

Karena seni tidak dapat dipisahkan dari kehidupan kita, maka program ini akan menjembatani atara dua komunitas lokal yang ramai, di mana merupakan tempatnya arsitektur bersejarah, toko legendaris, para ahli seni tradisional, dan hasil seni dari WKCD itu sendiri.

Baca juga: Hong Kong Punya Tradisi Imlek yang Unik, di Hari Ketiga Tak Boleh Bertemu Saudara

HKTB berharap dengan hadirnya West Kowloon tersebut dapat menarik perhatian masyarakat untuk kembali menemukan perspektif baru dan mendorong pariwisata lokal serta menggerakkan perekonomian.

Sebaran wilayah West Kowloon Cultural District
Sebaran wilayah West Kowloon Cultural District (Dok. HKTB)

Direktus Eksekutif HKTB, Dane Cheng mengatakan, “Pariwisata yang menyajikan pengalaman pengunjung adalah tren yang sedang naik daun dan sangat menginspirasi, terutama tempat tersebut dapat memadukan seni budaya dengan kehidupan lokal yang otentik.”

“HKTB telah memilih untuk meluncurkan promosi skala besar, sebelum perbatasan internasional dibuka kembali, karena kami ingin warga menikmati pengalaman terlebih dahulu dan menemukan tempat wisata tersembunyi di komunitas mereka. Kami ingin menyalakan kembali antusiasme dan apresiasi serta menciptakan aura kehidupan seni yang harmonis di West Kowloon,” sambungnya.

Salah satu alasan program ini dihadirkan yakni untuk mendorong wisatawan seluruh dunia supaya melakukan perjalanan setelah perbatasan dibuka kembali.

“Selain itu, kami juga mendorong para operator tur untuk membuat tur mendalam bagi penduduk Hong Kong guna membantu mereka merencanakan kembalinya wisatawan internasional.”



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here