Jaringan Telekomunikasi di Sitaro Kembali Alami Gangguan

0
11



TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado – Jaringan telekomunikasi di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) kembali mengalami gangguan.

Penurunan kualitas jaringan telekomunikasi, khususnya internet mulai dirasakan sejak Kamis 7 Oktober dini hari sekira pukul 01.00 Wita.

Kondisi ini disebabkan putusnya kabel fiber optik bawah laut di kilometer 43 dari Pulau Sangihe akibat adanya gempa bumi berkekuatan 5,2 Skala Richter, yang terjadi pada 25 September lalu.

Hal ini dibenarkan Kepala Divisi Operasi dan Pemiliharaan Jaringan PT. Len Telekomunikasi Indonesia, Ilham Nugraha.

Dia menjelaskan, saat sedang melakukan perbaikan di kilometer 16 Ondong Siau, telah terjadi gempa dengan jarak sekitar 228 kilometer barat laut dari Tahuna Kabupaten Kepulauan Sangihe.

“Dan mengakibatkan kabel kita putus sebagian pada kilometer 43 dari Tahuna,” kata Ilham, Kamis (7/10/2021).

Menurut Ilham, pasca perbaikan di kilometer 16 dari pantai Ondong, kondisi jaringan telekomunikasi di Kabupaten Sitaro sempat normal kembali.

Seiring berjalannya waktu, tepat di tanggal 4 Oktober 2021, pihak PT Len Telekomunikasi Indonesia mendeteksi adanya kerusakan yang makin parah pada kabel bawah laut di kilometer 43.

“Dari hasil monitoring kami dari Jakarta, powernya itu semakin menurun. Setelah kita kalkulasi, ternyata itu parah. Sehingga hal ini kami sampaikan ke Telkom dan Telkomsel, bahwa dalam waktu dekat ini akan putus kembali tapi di jarak yang jauh, sekitar 90 kilometer dari Ondong,” terang Ilham.

Saat ini, sambungnya, pihak Telkom telah membackup layanan jaringan telekomunikasi di Kabupaten Kepulauan Sitaro menggunakan sistem Radio Microwave.



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here