JE Sahetapy Guru Besar Hukum yang Luluh saat Diajak Megawati Jadi Anggota DPR

0
14


TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA – Figur guru besar ini merupakan satu di antara yang bisa dijadikan panutan oleh akademisi dan para tokoh di negara ini.

Guru besar ini selalu hidup dalam kesederhanaan dan integritas yang tinggi hingga menghadap sang khalik.

Pagi tadi, Universitas Airlangga menyampaikan berita dukacita, Prof Dr Jacob Elfinus Sahetapy SH MA atau biasa disapa JE Sahetapy meninggal dunia.

“Rest in Peace 6 Juni 1932 – 21 September 2021 Prof.Dr. J.E.Sahetapy, S.H., M.A. (Guru Besar Emiritus Hukum Pidana dan Kriminologi FH UNAIR & Dekan FH UNAIR Periode 1979-1985),” demikian keterangan dalam Instagram Universitas Airlangga.

Pakar Hukum Pidana J.E Sahetapy
Pakar Hukum Pidana J.E Sahetapy (Warta Kota/henry lopulalan)

JE Sahetapy, merupakan Pakar Hukum sekaligus Guru Besar dari Universitas Airlangga.

Dalam eksistensinya, JE Sahetapy tercatat pernah menjadi Ketua Komisi Hukum Indonesia periode 2000-2014.

Selain itu, pria kelahiran 3 Juni 1932 sempat terjun ke dunia politik dan menjadi anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan pada periode 1999-2004.

Rasa kehilangan atas meninggalnya JE Sahetapy disampaikan Prof Hotman Siahaan.

Dalam penilaiannya, JE Sahetapy adalah sosok yang mempunyai tempat istimewa dalam penegakan hukum di Indonesia.

“Beliau memiliki integritas dan punya keberanian untuk mengungkapkan kebenaran,” kata Hotman.



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here