Kisah Chambali saat Jadi Algojo Pembantaian PKI seusai Tragedi G30S: ‘Semoga Allah Mengampuni Saya’

0
8


TRIBUNMANADO.CO.ID – Sepenggal cerita dari sosok Chambali, algojo pembantai anggota PKI usai persitiwa G30S PKI 1965.

Chambali menjadi algojo eksekusi mati anggota PKI di Tuban, Jawa Timur.

Pada satu kesempatan Chambali menceritakan pengalamannya di Tuban, Jawa Timur usai pecahnya Gerakan 30 September 1965 atau G30S 1965.

Saat itu, ada satu antek PKI yang dengan berani menjawab pertanyaan setelah diberi kesemptan untuk ucapkan pesan terakhir.

Tak terduga, Chambali mendengar jawaban mengejutkan dari anggota PKI tersebut. Hingga Chambali sampai gemetar dan muntah-muntah.

Kisah <a href=Chambali saat jadi algojo eksekusi mati anggota PKI seusai tragedi G30S 1965.” />

(Foto: Kisah Chambali saat jadi algojo eksekusi mati anggota PKI seusai tragedi G30S 1965. (AP Photo)

Bagaimana kisahnya?

Dilansir dari Tribunnews Wiki, Chambali saat itu adalah Ketua Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di Kecamatan Rengel, Tuban, Jawa Timur, pada tahun 1964-1967.

Ia mengingat bahwa saat meletus Gerakan 30 September 1965, Kabupaten Tuban ikut bergolak.



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here