Kisah Ibu Tien Alami Derita Batin Saat G30SPKI, Suara Tembakan Dimana-mana, Tommy Soeharto Masuk RS

0
24


TRIBUNMANADO.CO.ID – G30S/PKI adalah peristiwa kelam yang menghiasi Sejarah Indonesia. 

Peristiwa yang terjadi selewat malam pada tanggal 30 September sampai awal bulan selanjutnya (1 Oktober) tahun 1965 ketika tujuh perwira tinggi militer Indonesia beserta beberapa orang yang lain dibunuh dalam suatu usaha kudeta (yang hampir sekaligus).

Istri Soeharto, Bu Tien menceritakan pengalamannya saat pemberontakan G30S/PKI itu terjadi.

Dilansir dari buku otobiografi Ibu Tien Soeharto berjudul ‘Siti Hartinah Soeharto Ibu Utama Indonesia’, berikut cerita Soeharto dan keluarga cendana saat peristiwa G30S/PKI.

Ibu Tien dan Seoharto semasa muda. Menikah karena dijodohkan. <a href=Soeharto sempat tak percaya diri awalnya. Akhirnya jadi pasangan ‘Semanis Tebu yang Menyentuh Kalbu’.” />
Ibu Tien dan Seoharto semasa muda. Menikah karena dijodohkan. Soeharto sempat tak percaya diri awalnya. Akhirnya jadi pasangan ‘Semanis Tebu yang Menyentuh Kalbu’. (Instagram @titiksoeharto)

Ibu Tien, istri Seoharto sengaja berkumpul di markas Persit untuk mendengarkan penjelasan dari Menteri/Panglima AD Achmad Yani.

“Pak Yani dalam pertemuan tersebut menjelaskan situasi politik pada waktu itu yang makin gawat.

Selama saya menjadi istri prajurit, baru pertama kali itulah saya menerima uraian politik yang menyangkut nasib negara dan bangsa.

Seusai mengikuti acara itu, Ibu Tien pulang ke rumahnya di Jalan H Agus Salim.

Melihat ibunya pulang, anak-anaknya meminta dibuatkan sup kaldu tulang sapi.



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here