Kota Semarang Butuh 2.570 Guru PPPK SD dan SMP, Ini Syaratnya

0
176
Sejumlah murid mengikuti simulasi kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka di sekolah di SDN Karang Raharja 02, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa (15/12/2020). Menurut keterangan Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, simulasi tersebut digelar untuk persiapan jelang KBM tatap muka pada Januari 2021. ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah/wsj.

Semarang, aboutsemarangid,- Kota Semarang saat ini membutuhkan sebanyak 2.570 guru untuk diangkat menjadi tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau PPPK, baik bagi guru mata pelajaran (Mapel) maupun guru kelas.

Hal ini disampaikan Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Kota Semarang, Litani Satyawati.

Menurutnya, Aparatur Sipil Negara (ASN) sebenarnya terbagi menjadi dua kategori yaitu Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Keduanya memiliki nomer induk kepegawaian dan semuanya diakui. Namun saat rekrutmen CPNS bagi guru ditiadakan, maka tenaga guru yang akan diangkat PPPK diutamakan diambil dari guru-guru tenaga kontrak atau honorer.

“Tenaga guru di Dinas Pendidikan Kota Semarang yang sudah terdaftar serta mengajar, kami sudah punya datanya. Jadi kalau nantinya ada pembukaan lowongan guru bagi tenaga PPPK, tidak perlu lagi membuka dari umum,” ujar Litani, saat ditemui di kantornya, Selasa (5/1).

Adapun jumlah 2.570 guru tersebut terdiri atas 2.269 guru mapel dan guru kelas untuk SD dan SMP di Kota Semarang. Jumlah tersebut belum termasuk untuk guru agama, baik agama Islam, Kristen, Hindu dan lain-lainnya yang diperkirakan membutuhkan hingga 351 orang.

“Namun, kami belum mengetahui Kota Semarang akan mendapatkan kuota berapa untuk mengisi formasi guru PPPK tersebut. Pengangkatan guru yang menjadi PPPK tentunya lebih baik, jika dibandingkan dirinya hanya berstatus tenaga kontrak atau honorer yang merupakan kategori non ASN,” Tambahnya. (Red-smg)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here