KPK Rampungkan Penyidikan Pengusaha Penyuap Rp2,3 Miliar ke DPRD Jambi

0
7



Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ilham Rian Pratama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTAKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merampungkan penyidikan tersangka Paut Syakarin (PS).

Paut Syakarin merupakan seorang pengusaha yang menyuap anggota DPRD Jambi terkait kasus suap pengesahan RAPBD Provinsi Jambi tahun 2017-2018.

“Dengan telah dilakukannya pemeriksaan kelengkapan berkas perkara tersangka PS oleh tim jaksa dan dinyatakan lengkap, Rabu (6/10/2021) tim penyidik melaksanakan tahap II (penyerahan tersangka dan barang bukti) kepada tim jaksa,” kata juru bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Kamis (7/10/2021).

Ali mengatakan, penahanan selanjutnya terhadap Paut dilakukan oleh tim jaksa untuk waktu selama 20 hari ke depan, terhitung 6 Oktober 2021 hingga 25 Oktober 2021 di Rutan KPK pada Pomdam Jaya Guntur. 

Dalam waktu 14 hari kerja, lanjutnya, tim jaksa menyusun surat dakwaan dan melimpahkan berkas perkara Paut Syakarin ke Pengadilan Tipikor

“Persidangan diagendakan di Pengadilan Tipikor pada PN Jambi,” kata Ali.

Sekadar informasi, pada Sabtu (7/8/2021), KPK melakukan upaya paksa penangkapan terhadap Paut Syakarin di Kabupaten Tebo, Jambi dengan berkoordinasi dan dibantu oleh jajaran satuan Reskrim Polres Tebo.

Baca juga: KPK Periksa Wakil Bupati Sarolangun Terkait Kasus Suap Ketok Palu RAPBD Jambi

Penangkapan itu dilakukan karena Paut mangkir setelah dipanggil secara patut untuk diperiksa oleh KPK.

Dalam konstruksi perkara, KPK menjelaskan bahwa para unsur pimpinan DPRD Provinsi Jambi diduga meminta uang ketok palu, menagih kesiapan uang ketok palu, melakukan pertemuan untuk membicarakan hal tersebut, serta meminta jatah proyek dan/atau menerima uang dalam kisaran Rp100 juta atau Rp600 juta per orang.



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here