KPK Tetapkan Plt Kadis PU Hulu Sungai Utara Jadi Tersangka Kasus Suap Proyek

0
6



KONTEN PAGI

TRIBUNNEWSWIKI.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Hulu Sungai Utara, Maliki (MK) sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap terkait proyek pengadaan barang dan jasa di daerah tersebut.

Selain MK, KPK juga menetapkan dua tersangka lainnya dari pihak swasta yakni MRH dan FH.

Penetapan tersangka tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Ketua KPK Alexander Marwata saat menggelar konferensi pers yang disiarkan di kanal YouTube KPK RI, Kamis (16/9/2021) malam.

“Atas dugaan tindak pidana korupsi berupa penerimaan hadiah atau janji oleh Penyelenggara Negara atau yang mewakilinya terkait pengadaan barang dan jasa di Kabupaten Hulu Sungai Utara Kalsel tahun 2021-2022,” kata Alex, seperti dikutip TribunnewsWiki.

Untuk keperluan penyidikan, kata Alex, KPK melakukan penahanan untuk 20 hari ke depan terhitung mulai 16 September sampai dengan 5 Oktober 2021 di Rutan KPK.

Alex menyebut ketiga tersangka tersebut ditahan di rumah tahanan (rutan) yang berbeda.

Baca: KPK Gelar OTT di Kalimantan Selatan, Sejumlah Pihak Diamankan ke Jakarta

Baca: 56 Pegawai KPK Diberhentikan per 30 September, Giri Suprapdiono: Mengingatkan Gerakan yang Kejam

Tersangka MK ditahan di Rutan KPKP pada Pomdam Jaya Guntur.

Untuk tersangak MRH ditahan di Rutan KPK Gedung Merah Putih.

Sementara tersangka FH ditahan di Rutan KPK pada Kavling C1.

Alex mngatakan bahwa barang bukti yang telah diamankan KPK di antaranya beberapa dokumen dan sejumlah uang total sebesar Rp345 juta.

Sebelumnya, KPK menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan pada Rabu (15/9/2021) malam.

(tribunnewswiki.com/Rakli Almughni)

Baca lebih lengkap seputar OTT KPK di Kalimantan Selatan di sini



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here