Kuala Lumpur City Gallery – Tribunnewswiki.com

0
5


TRIBUNNEWSWIKI.COMKuala Lumpur City Gallery merupakan salah satu destinasi wisata  di Negeri Jiran, Malaysia.

Tempat ini merupakan museum dan pusat informasi tentang peninggalan dan budaya negara Malaysia.

Kuala Lumpur City Gallery ini memiliki konsep yang menarik dengan menyimpan koleksi lukisan dan berbagai foto lawas tentang sejarah perkembangan Kuala Lumpur.

Tempat yang merupakan bagian dari visi ARCH Collection Sdn. Bhd ini terletak di Dataran Merdeka, Kuala Lumpur, Malaysia.

Kuala Lumpur City Gallery didirikan oleh inisiator Andrew J. K. Lee  dengan tujuan untuk mempromosikan peninggalan dan budaya negara Malaysia.

Kuala Lumpur City Gallery sudah dibuka sejak Januari 2012.

Tempat ini didatangi oleh pengunjung sebanyak 2.000 hingga 3.000 setiap harinya. (1)(2)

Baca: Galeri Nasional Indonesia

Kuala Lumpur City Gallery ini dibangun sejak tahun 1898 oleh A.C  Norman & J. Russell sebagai arsiteknya.

Sebelumnya, tempat ini dikenal sebagai Kantor Percetakan Pemerintah Kuala Lumpur.

Pada tahun 1899 saat masa pemerintahan kolonial Inggris, gedung Kuala Lumpur City Galeri pertama kali dibangun untuk memenuhi kebutuhan administratif Kuala Lumpur.

Tempat tersebut menggantikan Kantor Percetakan Pemerintah di Taiping yang ditutup.

Kemudian, percetakan pemerintah saat itu, J. Russell, membantu arsitek Departemen Umum, A. C. Norman membuat kantor percetakan yang ideal.

Hal itu dilakukan dengan tujuan untuk menampung mesin-mesin percetakan besar.

Kantor percetakan itu menghasilkan laporan resemi pemerintah, buku pemerintah dan tiket kereta api, selama bertahun-tahun.

Di tahun 1961, Kementerian Tenaga Kerja mengambil alih gedung itu.

Di tahun berikutnya, yakni 1977, gedung tersebut diubah menjadi Kantor Keamanan Pos Metropolitan.

Pada tahun 1986, Balai Kota Kuala Lumpur membeli gedung tersebut dengan harga lebih dari 3 juta ringgit.

Kemudian, gedung tersebut direnovasi dan dilengkapi dengan peralatan perpustakaan yang bagus.

Hal itu menjadikan gedung tersebut sebagai perpustakaan umum pertama di Kuala Lumpur.

Perpustakaan Memorial Kuala Lumpur juga merupakan pusat penelitian tentang berbagai hal yang berkaitan dengan sejarah, administrasi dan perkembangan Kuala Lumpur.

Setelah dibuka pada tahun 1989, perpustakaan itu berkembang pesat dan tiga tahun setelahnya menjadi perpustakaan umum online  pertama di Semenanjung Malaysia.

Pada tahun 2000, perpustakaan itu berganti nama menjadi Perpustakaan Kuala Lumpur. (3)

Baca: Museum Fotografi Kediri

-Perkembangan Kuala Lumpur

Kuala Lumpur City Gallery ini menyimpan koleksi lukisan dan berbagai foto lawas tentang sejarah perkembangan Kuala Lumpur.

Mulai dari sejarah berdirinya Kota Kuala Lumpur, tokoh-tokoh penting yang sangat berjasa terhadap perkembangan kota tersebut, hingga kebudayaan  Kota Kuala Lumpur yang sudah modern.

Ruangan dalam galeri ini didesain dengan menarik agar para pengunjung memiliki rasa keingintahuan pada Kota Kuala Lumpur.

Selain itu, galeri ini mmeiliki spot yang sangat instagramable di setiap sudutnya.

-Miniatur Model Kota Kuala Lumpur

Miniatur Model Kota Kuala Lumpur menjadi sorotan utama di galeri ini.

Miniatur yang menampilkan timeline perkembangan kota itu merupakan miniatur model kota pertama yang ada di Asia Tenggara.

Timeline itu menampilkan perkembangan kota dari masa lalu, kini hingga masa depan melalui proyeksi multimedia scara stimulan dengan lampu dan suara.

Tak hanya itu, terdapat pula presentasi video tentang berbagai fakta yang berisikan informasi tentang Kota Kuala Lumpur.

Model miniatur tersebut dirakit oleh tangan manusia.

Miniatur Model Kota Kuala Lumpur
Miniatur Model Kota Kuala Lumpur (Kuala Lumpur City Gallery)

-Suvenir unik

Di dalam galeri ini juga terdapat toko suvenir.

toko tersebut bernama ARCH Kuala Lumpur Gift Shop yang menjual banyak suvenir, merchandise dan pernak-pernik khas Kuala Lumpur.

Suvenir di sini dapat dikatakan murah dan memiliki kualitas tinggi. (1)

Baca: Museum Bahari Bintan

Pengunjung yang ingin datang ke sini, dapat membayar tiket seharga RM 10.

Kuala Lumpur City Gallery ini juga menyediakan berbagai fasilitas.

Di antaranya  pusat informasi, di mana pengunjung bisa mendapatkan salinan peta Kuala Lumpur secara gratis.

Adapula ikon I Love KL yang sangat populer.

Biasanya pengunjung suka sekali berfoto di sana.

Ikon I Love KL di Kuala Lumpur City Gallery
Ikon I Love KL di Kuala Lumpur City Gallery (Google Maps / Yansen Gane)

Selain itu, pengunjung juga dapat mencoba makanan rumah khas Malaysia yang lezat.

Pengunjung dapat  menemukannya di ARCH Cafe.

Terdapat pula fasilitas lain seperti toko suvenir, area tempat duduk, ruang istirahat, layanan pos kartu pos, pemesanan taksi online dan keamanan. (2)

Cafe di Kuala Lumpur City Gallery
Cafe di Kuala Lumpur City Gallery (Kuala Lumpur City Gallery)

Baca: Museum Badau

(TribunnewsWiki.com/Atika)



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here