Lantaran Wajah dan Tubuh Tidak Tertutup, Taliban Melarang Kaum Wanita Terjun ke Bidang Olahraga

0
9


TRIBUNNEWSWIKI.COM – Wakil Kepala Komisi Budaya Taliban, Ahmadullah Wasiq baru saja mengeluarkan aturan baru khusus bagi para wanita.

Aturan tersebut berupa larangan bagi kaum wanita untuk terjun ke bidang olahraga.

Wasiq berpendapat bahwa tidak sepantasnya para wanita menggeluti dunia olahraga.

Ia mengatakan tidak pantas dan tidak perlu kaum wanita terjun ke dunia olahraga.

Salah satu bidan olahraga tersebut ialah kriket.

“Saya rasa para wanita tidak boleh bermain kriket lantaran tidak termasuk hal yang wajib,” jelas Ahmadullah Wasiq.

Penonton menyaksikan pertandingan uji coba kriket Twenty20 yang dimainkan antara dua tim Afghanistan 'Pembela Perdamaian' dan 'Pahlawan Perdamaian' di Stadion Kriket Internasional Kabul di Kabul pada 3 September 2021. Wanita Afghanistan, termasuk tim kriket nasional wanita, akan dilarang memainkan permainan olahraga di bawah pemerintahan Taliban yang baru.
Penonton menyaksikan pertandingan uji coba kriket Twenty20 yang dimainkan antara dua tim Afghanistan ‘Pembela Perdamaian’ dan ‘Pahlawan Perdamaian’ di Stadion Kriket Internasional Kabul di Kabul pada 3 September 2021. Wanita Afghanistan, termasuk tim kriket nasional wanita, akan dilarang memainkan permainan olahraga di bawah pemerintahan Taliban yang baru. (Aamir QURESHI/AFP)

Baca: Taliban

Baca: Pakai Burka dan Mengaku Taat, Puluhan Pasukan SAS Inggris Tipu Taliban untuk Melarikan Diri

“Dalam kriket, mereka mungkin menghadapi situasi di mana wajah dan tubuh mereka tidak tertutup. Islam tidak mengizinkan wanita untuk dilihat seperti ini,” katanya.

“Ini adalah era media, dan akan ada foto dan video, dan kemudian orang-orang menontonnya. Islam dan Imarah Islam (Afghanistan) tidak mengizinkan wanita bermain kriket atau olahraga yang membuat mereka terekspos,” imbuh Wasiq.

Selain aturan baru tersebut, Taliban juga mendeklarasikan sebuah pemerintahan baru.

Lantaran itulah, pejabat perdana menteri baru Afganistan meminta mantan pejabat yang melarikan diri untuk segera kembali ke negara tersebut.



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here