Libur Natal dan Tahun Baru 2021, Wali Kota Semarang Sebut Wisatawan Bisa Jadi Ancaman saat Pandemi

0
88
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi saat memberikan keterangan pers di Halaman Mapolrestabes Semarang, Senin (21/12). (Foto SS Polrestabes Smg)

Semarang, aboutsemarang,- Wali kota Semarang, Hendrar Prihadi berkomitmen untuk mengamankan Kota Semarang saat libur Natal dan Tahun Baru 2021. Terlebih diperkirakan akan ada banyak wisatawan luar kota yang memasuki kota Semarang saat libur akhir tahun nanti.

“Kita akan bekerja sama sungguh-sungguh dengan kepolisian, Kodim, Satpol dan Dishub untuk menjaga Kota Semarang supaya tertib dan terhindar dari klaster Covid-19,” ujar Hendi, sapaan akrab wali kota usai menghadiri apel gelar pasukan Operasi Lilin Candi 2020 di halaman Polrestabes Kota Semarang, Senin (21/12) yang dikutip suara merdeka.

Hendi menegaskan bahwa semua pengelola usaha dan wisata wajib mematuhi protokol kesehatan. Tempat wisata sampai dengan hari ini masih buka, tetap memakai aturan dan prosedur SOP yang ada. Tidak boleh ada peringatan malam tahun baru. Dirinya pun mempersilahkan restoran dan hotel buka seperti biasa selama liburan dengan catatan tidak menyelenggarakan perayaan malam tahun baru.

Keputusan tegas Hendi ini merupakan langkah antisipasi agar penyebaran Covid-19 selama musim libur Nataru tidak mengalami peningkatan.

“Wisatawan itu dulu adalah berkah tapi sekarang menjadi berkah dan ancaman karena masih pandemi Covid-19,” lanjut Hendi.

Tak hanya pelaku usaha, terkait perayaaan Natal 2020 Hendi juga meminta pihak gereja mentaati protokol kesehatan dalam perayaan ibadah. Semua pendeta dan romo wajib menerapkan SOP kesehatan dalam perayaan ibadah. Hendi pun memastikan dukungan pengamanan gereja baik oleh TNI, Polri maupun ormas agar ibadah dapat berjalan tenang dan aman.

Operasi Lilin Candi 2020 yang dilakukan oleh Polri menurut rencana akan berlangsung mulai 21 Desember 2020 sampai dengan 4 Januari 2021. (Ard-Smg)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here