Mahfud MD Tekankan Penegakan Hukum di PLBN Sota Merauke Harus Kedepankan Restorative Justice

0
6



Laporan Wartawan Tribunnews.com, Gita Irawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD menekankan pentingnya mengedepankan pendekatan restorative justice dalam penegakan hukum di kawasan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Sota Merauke.

Mahfud MD mengaku dirinya sudah banyak berdiskusi dengan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian terkait upaya penindakan hukum seiring dengan kemajuan yang dialami PLBN Sota.

Ia mengatakan penegakan hukum khususnya terkait kepabeanan, imigrasi, karantina, agar dilakukan dengan pendekatan restorative justice.

Pendekatan penegakan hukum restorative justice tersebut, kata Mahfud, di antaranya dilakukan dengan cara memberikan pendidikan kepada para pelanggar.

Sehingga, kata dia, hukum dipakai untuk membangun harmoni, bukan untuk menakut-nakuti.

Hal tersebut disampaikannya saat meninjau kawasan perbatasan di PLBN Sota Merauke, Papua, Minggu (12/9/2021).

Baca juga: Mahfud MD Imbau Aparat Terus Matangkan Rencana Pengamanan PON XX dan Peparnas XVI di Papua

“Kecuali untuk tindak pidana yang memang serius. Apa tindak pidana yang serius itu? Narkoba, perampokan, pembunuhan. Kalau cuma yang ringan-ringan itu sudah ada pedomannya dari tiga aparat penegak hukum di Indonesia ini yang sekarang ini sadang kita gencarkan untuk dikampanyekan,” kata Mahfud dikutip dari kanal Youtube Kemenko Polhukam RI, Minggu (12/9/2021).

Mahfud juga mengimbau agar Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) dan Kementerian Lembaga terkait serta pemerintah daerah berperan aktif dalam menumbuhkan serta memajukan perekonomian di kawasan perbatasan Sota.

Hal tersebut menurutnya diperlukan agar status PLBN Sota sebagai tipe C dapat tumbuh menjadi PLBN tipe A yang mampu mendukung aktifitas ekspor dan impor.

Baca juga: Mahfud MD Harap Pembukaan PON XX Papua 2021 Aman dari Kerusuhan dan Covid-19

“Dengan demikian akan terjadi peningkatan volume keluar masuk atau pelintasan dari ini. Dan itu kemungkinan akan menimbulkan masalah-masalah, munculnya tindakan kriminal, penyelundupan narkoba, kejahatan yang lain-lain itu bisa tumbuh,” kata Mahfud.

Mahfud mengatakan kedatangannya ke PLBN Sota adalah untuk memastikan langsung laporan-laporan yang disampaikan secara rutin kepadanya melalui Deputi IV dan Deputi I Kemenko Polhukam terkait kondisi fisik dari PLBN Sota.

Menurutnya kondisi fisik PLBN Sota yang ada sudah sesuai dengan laporan-laporan yang diterimanya tersebut.

“Sehingga saya nanti akan lapor bersama Pak Tito, Pak Mendagri kepada Presiden bahwa ini sudah siap untuk diresmikan Presiden,” kata Mahfud.



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here