Manajer Holywings Kemang Resmi Ditetapkan sebagai Tersangka Kasus Kerumunan

0
13


TRIBUNNEWSWIKI.COM – Manajer restoran Holywings Kemang berinisial JAS resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus pelanggaran aturan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Hal ini buntut dari kerumunan di restoran tersebut pada Minggu (5/9/2021) dini hari lalu.

Penetapan tersangka tersebut disampaikan langsung oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat konferensi pers Jumat (17/9/2021).

Yusri berujar bahwa tersangka telah terbukti melakukan kesalahan tindak pidana.

“Hasil gelar perkara ditetapkan satu orang tersangka inisial JAS,” kata Yusri, seperti dikutip dari Wartakotalive.

“Dia adalah manajer outlet Holywings Kemang, Jakarta Selatan,” katanya.

Baca: Holywings (Brand)

Baca: Langgar Aturan PPKM Level 3 Jakarta, Holywings Kemang Ditutup Selama Masa PPKM dan Didenda Rp50 Juta

Kabid Humas Polda Metro Jaya Yusri Yunus saat konferensi pers terkait kasus pengancaman Jerinx kepada Adam Deni di Polda Metro Jaya pada Sabtu (14/8/2021).
Kabid Humas Polda Metro Jaya Yusri Yunus. (Tangkapan Layar KompasTV)

Sebelum menetapkan manajer Holywings menjadi tersangka, penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi.

Yusri menuturkan bahwa JAS ditetapkan tersangka karena Holywings Kemang ketahuan masih buka pada pukul 00.00 WIB.

Ketentuan jam operasional selama PPKM Level 3 adalah pukul 21.00 WIB.

Tak hanya itu, JAS juga melanggar aturan lain, yakni tidak menyediakan scan barcode aplikasi PeduliLindungi yang menjadi ketentuan operasional kafe pada masa PPKM level 3.



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here