Mencicipi Lezatnya Sate Memeng di Medan, Racikan Sate Dijajakan Sejak 1945

0
8


TRIBUNTRAVEL.COMSate Memeng menjadi kuliner yang wajib dicoba saat berkunjung ke Medan.

Meski tak banyak dikenal generasi muda, namun kuliner Medan yang satu ini telah populer sejak dahulu.

Di kalangan orangtua yang tinggal di Kota Medan tahun 1980-1990-an, tentu Sate Memeng menjadi saksi bisu sebagai tempat alternatif kunjungan muda-mudi saat itu.

Warung Sate Memeng yang legendaris dijual oleh keluarga (Alm) H. Muhammad Saimin di Jalan Irian Barat No.2, Gang Buntu, Kota Medan, Sumatera Utara.

Nama ‘Memeng’ sendiri berasal dari panggilan Saimin semasa muda.

Ino, salah satu karyawan Warung Sate Memeng mengatakan, saat ini Sate Memeng dikelola oleh generasi ketiga (cucu) Saimin.

Baca juga: 6 Kuliner Legendaris di Medan untuk Makan Siang, Lezatnya Kari Tabona yang Disantap dengan Bihun

Sate Memeng
Sate Memeng (TRIBUN MEDAN/ALIJA MAGRIBI)

“Saya sendiri sudah kerja di sini tahun 1992. Waktu itu saja harga satenya masih Rp 2.500,” kata Ino.

“Kami masih jualan pakai gerobak, dan belum ada ruko di Simpang Jalan Irian Barat,” lanjutnya.

Baca juga: Nikmatnya Sajian Mie Bangladesh Agem Senyum, Wajib Dicicpi saat Liburan ke Medan

Baca juga: 6 Kuliner Malam di Medan Favorit Wisatawan, Ada Sate Memeng dengan Bumbu Kacang yang Khas

Eksistensi Sate Memeng sebagai jawaban lidah masyarakat Kota Medan cukup diacungi jempol.

Sate Memeng masih bertahan dari sejumlah makanan kekinian dengan olahan sate.

Sate Memeng berisi tusukan potongan daging sapi atau ayam yang diguyur bumbu kacang atau kuah sate Padang.

Konon racikan satenya sudah dijajakan sejak tahun 1945.

Pembeli bisa memilih sate daging sapi, ayam, hati, usus atau campur.

Bumbu atau kuah satenya juga bisa dipilih antara sambal kacang, kecap atau kuah sate Padang.

Sate Memeng memiliki ciri khas dengan potongan dagingnya yang besar-besar dan tebal.

Bumbu pada satenya meresap.

Seporsi Sate Memeng berisi lima tusuk sate dan sepotong lontong.

Makin mantap, kalau ditambah kerupuk jangek yang dijual terpisah.

Baca juga: Tarif KA Bandara Soekarno-Hatta dan Kualanamu Medan per Oktober 2021

Baca juga: Mie Ayam Kumango, Martabak Gapa, dan 6 Kuliner Malam di Medan yang Legendaris

Untuk saat ini, harga seporsi Sate Memeng baik Ayam dan Sapi dibanderol Rp 28.000.

Selain menjual sate, di sini juga menjual mi rebus khas Memeng dengan harga Rp 17.000.

Jika ingin mencicipi Sate Memeng, silakan datang pukul 18.00-11.00 WIB setiap harinya.

Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul Sate Memeng yang Legendaris Kini Dikelola oleh Generasi Ketiga Muhammad Saimin.



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here