Merapi Keluarkan 19 Kali Guguran Lava Pijar, BPPTKG Peringatkan Ini

0
137
Gunung Merapi mengalami guguran terlihat dari Turi, Sleman, D.I Yogyakarta, Senin (11/1/2021). Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) D.I Yogyakarta mencatat pada periode pengamatan Senin (11/1) pukul 06:00-12:00 WIB Gunung Merapi mengalami guguran sebanyak 49 kali dengan Amplitudo 4-29 mm dan Durasi 8-117 detik. ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/rwa.

Semarang, aboutsemarang,- Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyebutkan Gunung Merapi telah mengeluarkan 19 kali guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimum 600 meter pada Senin (11/1).

Kepala BPPTKG Hanik Humaida, melalui keterangan tertulis, menjelaskan guguran lava pijar yang teramati pada periode pengamatan Senin pukul 00.00-06.00 WIB itu meluncur ke arah hulu Kali Krasak.

“Guguran lava pijar teramati 19 kali jarak luncur maksimum 600 meter arah hulu kali Krasak,” kata dia, dikutip dari Antara.

Selama pengamatan itu, BPPTKG juga mencatat 42 kali gempa guguran dengan amplitudo 3-21 mm selama 10-69 detik, tujuh kali gempa embusan dengan amplitudo 2-3 mm selama 9-17 detik.

Selain itu, 46 kali gempa hybrid/fase banyak dengan amplitudo 2-27 mm selama 5-10 detik, dan tujuh kali gempa vulkanik dangkal dengan amplitido 31-68 mm selama 10-20 detik.

Berdasarkan pengamatan visual, asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas tebal dan tinggi 400 meter di atas puncak kawah.

Cuaca di gunung yang berada di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta ini cerah, berawan, mendung. Angin bertiup lemah ke arah timur dengan suhu udara 16-21 derajat Celsius, kelembaban udara 75-95 persen, tekanan udara 566-685 mmHg.

Sebelumnya, selama periode pengamatan pada Minggu (10/1) pukul 18.00-24.00 WIB, BPPTKG mencatat 26 kali guguran lava pijar keluar dari Gunung Merapi dengan jarak luncur maksimum 900 meter ke arah Kali Krasak.

BPPTKG mempertahankan status Gunung Merapi pada Level III atau Siaga. Potensi bahaya akibat erupsi Merapi diperkirakan maksimal dalam radius lima kilometer dari puncak. (Ard-smg)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here