Minta Maaf ke Masyarakat, KPI Sebut Petisi Boikot Saipul Jamil akan Dibahas di Rapat Pleno

0
3


TRIBUNNEWSWIKI.COM – Wakil Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Mulyo Hadi Purnomo angkat bicara terkait pernyataan KPI yang memperbolehkan pelaku pelecehan seksual, Saipul Jamil tampil di televisi untuk edukasi.

Dijelaskannya, persoalan tersebut akan dibahas dalam rapat pleno KPI pada Senin (13/9/2021) siang ini.

“Insyaallah siang ini kami akan membahas persoalan ini dalam rapat pleno terkait dengan bola salju yang terus saja membesar,” Mulyo Hadi dalam tayangan KompasTV, Senin.

Ia juga meminta maaf atas pernyataan tersebut.

Mulyo Hadi mengakui diksi yang digunakan tersebut tidak pas dan ditangkap berbeda oleh masyarakat.

Baca: Fakta Seputar Boikot Saipul Jamil : Ngadu ke Hotman Paris, KPI Izinkan Muncul di TV untuk Edukasi

Baca: Laporan Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Pegawai KPI Ditolak oleh Polisi

Wakil Ketua KPI Pusat, Mulyo Hadi Purnomo
Wakil Ketua KPI Pusat, Mulyo Hadi Purnomo (Instagram/kpipusat)

“Pertama memang kami harus sampaikan permohonan maaf atas pilihan diksi yang sangat tidak tepat sangat tidak pas yang disampaikan oleh Ketua KPI,” kata Mulyo.

Mulyo Hadi Purnomo mengaku adanya petisi boikot Saipul Jamil dari televisi merupakan bentuk ketidakpuasan masyarakat terhadap kinerja KPI.

Namun ia mengaku, petisi tersebut menjadi kekuatan KPI untuk mendorong mengatur persoalan tersebut.

Mulyo Hadi menilai pelecehan seksual merupakan kejahatan berat yang tidak boleh terjadi dimana pun.

Pihaknya sudah mengirimkan balasan kepada change.org, situs yang menampung petisi boikot Saipul Jamil, terkait sikap KPI.

Baca: Diboikot Masuk TV, Saipul Jamil Santai : Haters Sesaat, Tak Halangi Karier

Baca: Kena Protes Bertubi-tubi, Saipul Jamil Angkat Bicara : Saya Manusia Biasa, Mohon Bimbingannya

Logo Komisi Penyiaran Indonesia (KPI).
Logo Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). (mediaindonesia.com)



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here