Monumen Pancasila Sakti – Tribunnewswiki.com

0
5


TRIBUNNEWSWIKI.COM- Monumen Pancasila Sakti adalah tempat mengenang perjuangan para Pahlawan Revolusi yang tengah mempertahankan ideologi Pancasila dari ancaman ideologi komunis.

Monumen ini dibangun atas gagasan Presiden Soeharto.

Monumen Pancasila Sakti didirikan di atas tanah seluas 14,6 hektare. (1) 

Baca: Monumen Tiga Menara

Suasana pada peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun 1989. Monumen Pancasila Sakti dibangun di kawasan Lubang Buaya, Jakarta Timur.
Suasana pada peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun 1989. Monumen Pancasila Sakti dibangun di kawasan Lubang Buaya, Jakarta Timur. 

Saat peristiwa  G30S, ada beberapa tokoh TNI AD yang diculik oleh sekelompok pasukan.

Pada 1 Oktober 1965, para pasukan mulai bergerak menuju kediaman Men/Pangad Letjen A. Yani, Deputi II/Pangad Mayjen TNI Suprapto, Asisten I/Pangad Mayjen TNI S. Parman, Deputi III Men/Pangad Mayjen TNI M.T. Hartono, Oditur Jenderal Militer/Inspektur Kehakiman AD Brigjen TNI Sutoyo, Asisten II/Pangad Brigjen TNI D.I. Panjaitan, dan Menko Hankam/Kasab TNI A.H. Nasution.

Mereka kemudian dibawa ke Lubang Buaya yang dijadikan markas komando Gerakan 30 September 1965.

Di Lubang Buaya, tiga orang jenderal yang masih hidup kemudian dibunuh.

Enam jenazah perwira tinggi TNI AD itu bersama dengan jenazah Lettu Piere Tendean oleh para pembunuh dimasukkan ke dalam sumur tua untuk menghilangkan jejak.

Daerah ini sebelumnya merupakan perkebunan karet yang berbatasan dengan Lapangan Udara Halim Perdana Kusuma.

Sumur ini berhasil ditemukan pada 3 Oktober 1965 berkat informasi dari seorang polisi bernama Sukitman yang ikut diculik dan dibawa ke Lubang Buaya, tetapi berhasil melarikan diri.

Sumur kemudian digali dan jenazah ketujuh anggota TNI AD itu ditemukan untuk kemudian diangkat dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata. (2) 

Baca: Monumen Tugu Muda

– Museum Pengkhianatan PKI,

– Sumur Tua tempat membuang jenazah tujuh Pahlawan Revolusi,

– Rumah Penyiksaan,

– Pos Komando,

– Dapur Umum,

– Mobil-Mobil tua peninggalan Pahlawan Revolusi, dan Museum Paseban. (1)

Baca: Monumen Sejarah Perjuangan KNIP

– Mengenang jasa pasa pahlawan yang gugur dalam membela negara, bangsa, dan Pancasila hingga titik darah penghabisan.

– Membina semangat Korsa prajurit TNI

– Sebagai monumen peringatan bagi perjuangan nasional Indonesia.

– Sebagai cermin perjuangan yang dilakukan bangsa Indonesia pada dunia internasional. (3) 

Baca: Monumen 48 Hargorejo

(Tribunnewswiki.com/ Husna)

 

 

 



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here