Museum Bahari Bintan – Tribunnewswiki.com

0
17



TRIBUNNEWSWIKI.COM – Museum Bahari Bintan adalah museum khusus dan satu-satunya yang berada di Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau.

Diresmikan pada tahun 2006, museum ini memiliki keunikan yaitu desain arsitektur bangunannya yang menyerupai Kapal Tradisional Kajang.

Pendirian museum yang bertemakan bahari merepresentasikan wisata bahari yang terdapat di Kabupaten Bintan.

Museum Bahari Bintan menyimpan koleksi berupa artefak yang diklaim sebagai peninggalan dari berbagai Dinasti Tiongkok serta replika alat-alat menangkap ikan.

Alat-alat penangkap ikan tersebut di antaranya bubu, jaring, pukat, serta bento.

Museum Bahari Bintan berada di bawah kepemilikan Pemerintah Kabupaten Bintan serta pengelolaannya diserahkan kepada Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Bintan. (1)

Baca: Museum Pusaka Nias

Baca: Museum Bahari

Koleksi yang dimiliki Museum Bahari Bintan berkaitan dengan kegiatan-kegiatan di sekitar pesisir pantai, kegiatan nelayan, serta pelayaran kapal.

Museum Bahari Bintan mengoleksi beraneka miniatur alat penangkap ikan, kapal pompon, jaring ikan, hinga pasar perkampungan Suku Laut.

Selain itu, di museum ini juga terdapat beberapa koleksi alat tangkap ikan, yaitu bubu, pukat dan bento.

Terdapat pula perahu dan berbagai jenis hewan laut yang diawetkan, hingga koleksi arca dan piring hasil pengangkatan harta karun bawah laut di Kabupaten Bintan yang merupakan peninggalan sejarah dari Dinasti Ming.

Sedangkan koleksi barang muatan kapal tenggelam dipajang di lantai dasar dan sebagian lagi disimpan dalam ruangan yang terkunci.

Barang muatan kapal tenggelam tersebut merupakan koleksi yang disumbangkan oleh pengawas perikanan pemerintah Indonesia. (2)

VISI

Museum Bahari Bintan menjadi sarana edukasi dan rekreasi yang berkualitas.

MISI

1. Meningkatkan tampilan museum menjadi lebih atraktif.

2. Meningkatkan profesionalisme dalam pengelolaan museum dan pelayanan pengunjung.

3. Mengembangkan program yang inovatif dan kreatif.

4. Mewujudkan dan memperkuat jejaring museum dan komunitas.

5. Menetapkan kebijakan pengelolaan museum.

6. Meningkatkan pencitraan museum. (3)

Baca: Museum Sabang

Baca: Museum Rakyat Hulu Sungai Selatan

(TribunnewsWiki.com/Septiarani)



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here