Musik Bambu Garuda Mas Desa Pakuweru Minahasa Selatan, Eksis Sejak Belasan Tahun Lalu

0
14



TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado – Kelompok Musik Bambu Garuda Mas, dari Desa Pakuweru, Kecamatan Tenga, Kabupaten Minahasa Selatan, viral.

Video yang diunggah dalam program live report Tribun Manado, Jumat (17/9/202) lalu, telah ditonton lebih dari 19 ribu kali.

Kelompok musik tradisional ini jadi terkenal saat mereka memukau warga yang datang di upacara pemakaman Desa Pakuweru, pekan lalu.

Atraksi musik yang dimainkan dengan menggunakan musik tradisional Suku Minahasa ini membuat masyarakat tak beranjak dari tempat duduk mereka.

Bahkan, setiap satu lagu selesai, warga yang menyaksikan bersorak kagum.

Uniknya, sebagian besar pemain musik bambu ini adalah Lansia. Kendati usia sudah uzur, mereka masih mampu membunyikan musik dengan cara ditiup selama berjam-jam.

Lagu-lagu yang dimainkan adalah lagu-lagu kebangsaan, lagu lawas pop Indonesia, maupun lagu pop barat.

Menurut informasi warga, grup musik tradisional Garuda Mas ini sudah terbentuk sejak belasan tahun lalu.

“Sudah lama kelompok musik dari Desa Pakuweru ini terbentuk. Sejak dulu saya sudah sering melihat mereka memainkan musik bambu,” aku Inyo Koloay, tokoh pemekaran Kabupaten Minsel, saat diwawancarai wartawan Tribun Manado, Minggu (19/9/2020).

Kelompok musik ini sering diundang dalam acara pesta perkawinan, perayaan Hari Ulang Tahun atau acara syukuran lainnya.



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here