Orangtua dan Siswa di Manado Ingin Belajar Tatap Muka, Wali Kota Gencarkan Vaksinasi

0
7



TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado – Pembelajaran tatap muka di Sulawesi Utara sudah mulai berlangsung di beberapa kabupaten dan kota. Di Manado direncanakan pada 1 Oktober 2021 nanti.

Umumnya orangtua dan guru menyambut gembira, namun ada pula yang memandangnya dengan risau hati.

Takut anaknya kena Covid-19, mereka enggan mengikutkan anaknya pada pembelajaran tatap muka.

“Biar anak saya daring saja dulu,” kata Arly warga Kelurahan Bumi Beringin Manado, Selasa (21/9/2021).

Ia mengaku trauma dengan pamannya yang meninggal karena Covid-19.

Sang paman alami sesak nafas dan menderita sebelum wafat. “Saya masih trauma. Tak mau anak saya kena Covid-19,” katanya.

Baca juga: PPKM Kembali Diperpanjang hingga 4 Oktober 2021, Berikut Daftar Wilayah PPKM Level 1-4 di Sulawesi

Menurut dia, keadaan saat ini belumlah memadai. Manado sebutnya belum mencapai herd immunity, ada siswa belum divaksin.

Ia mengaku sang anak sangat ingin bertemu rekan – rekannya.

“Tapi saya beri pengertian. Saya katakan sabar saja, jika keadaan terus membaik barulah saya sekolahkan, syukur ia mengerti,” kata dia.

Kepsek SMA Negeri 1 Manado Sherly Kalangi mengatakan, di tiap kelas ada saja siswa yang enggan mengikuti pembelajaran tatap muka.

“Di tiap kelas ada 1 atau 2. Ada di satu kelas 7 siswa. Jumlahnya minim. Sebagian besar ingin belajar tatap muka,” kata dia.

Baca juga: Jaga Kerukunan Umat Beragama, Wabup Minahasa Minta FKUB Jadi Wadah Resolusi Konflik



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here