OTT KPK – Uang Diberikan Kepala BPBD ke Ajudan Bupati Kolaka Timur

0
7



Hal tersebut disampaikan Ghufron dalam konferensi pers di kanal YouTube KPK RI, Rabu (22/9/2021).

Ghufron mengatakan tim KPK mendapatkan informasi dari masyarakat terkait adanya dugaan penerimaan uang yang telah disiapkan oleh Kepala BPBD Kolaka Timur, Ansarullah. Tim KPK pun bergerak dan menikuti Ansarullah yang sudah menyiapkan uang sebesar Rp 225 juta.

Berdasarkan komunikasi percakapan yang telah dipantau tim KPK, Ansarullah menghubungi ajudan dari Andi Merya Nur untuk bisa bertemu di rumah dinas bupati.

“Pada hari selasa, tim KPK menerima informasi dari masyarakat akan adanya dugaan penerimaan uang oleh penyelenggara negara yang diduga telah disiapkan dan akan diberikan oleh AZR. Tim KPK kemudian bergerak dan mengikuti AZR ang telah menyiapkan sejumlah uang sebesar Rp 225 juta.”

“Dalam komunikasi percakapan yang dipantau oleh tim KPK, saudara AZR menghubungi ajudan Bupati yaitu AMN untuk meminta waktu dengan AMN di rumah dinas jabatan bupati,” kata Ghufron.

Lebih lanjut Ghufron menuturkan, Ansarullah kemudian bertemu langsung dengan Andi Merya Nur di rumah dinas bupati.

 

Namun karena rumah dinas tengah digunakan untuk pertemuan kedinasan, Andi Merya Nur pun meminta uang yang dibawa Ansarullah untuk diserahkan kepada ajudan pribadinya.

Rencananya uang sebesar Rp 225 juta ini akan diserahkan di rumah pribadi milik Andi Merya Nur yang berada di Kendari.



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here