Para Peneliti di Kamboja Kumpulkan Sampel Kelelawar untuk Lacak Asal-Usul Covid-19

0
15


TRIBUNNEWS.COM – Para peneliti mengumpulkan sampel dari kelelawar yang hidup di wilayah Kamboja Utara.

Pengumpulan sampel ini dilakukan dalam upaya memahami lebih dalam terkait asal usul Covid-19.

Satu dekade lalu, di wilayah Kamboja Utara, ditemukan virus pada hewan yang sangat mirip dengan Covid-19.

Dikutip dari CNA, dua sampel dari kelelawar tapal kuda dikumpulkan pada tahun 2010 di provinsi Stung Treng dekat Laos.

Sampel tersebut kemudian disimpan dalam freezer di Institut Pasteur du Cambodge (IPC), di Phnom Penh.

Baca juga: 30 September 2021 Jepang akan Cabut Pemberlakuan Status Darurat Covid-19

Baca juga: Polisi Dubai Punya Anjing K9 yang Bisa Lacak Covid-19, Pakai Sampel Keringat

Tes yang dilakukan tahun lalu mengungkapkan virus mirip dengan corona, yang telah menewaskan lebih dari 4,6 juta orang di seluruh dunia.

Tim peneliti IPC yang beranggotakan delapan orang telah mengumpulkan sampel dari kelelawar dan mencatat spesies, jenis kelamin, usia, dan detail lainnya selama seminggu.

Peneliti mengumpulkan sampel dari kelelawar di Kamboja.
Peneliti mengumpulkan sampel dari kelelawar di Kamboja.

Penelitian serupa juga sedang terjadi di Filipina.

“Kami berharap hasil dari penelitian ini dapat membantu dunia untuk memiliki pemahaman yang lebih tentang Covid-19,” kata koordinator lapangan Thavry Hoem kepada Reuters.

Spesies inang seperti kelelawar biasanya tidak menunjukkan gejala patogen.



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here