Pengakuan Pemilik Kantin di Polda Sulut Soal Dugaan Penganiayaan ke Karyawan

0
15



TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO – Laporan dua karyawan wanita di salah satu kantin di Polda Sulut ditanggapi pemilik kantin

Pemilik kantin berinisial VL telah menerima panggilan polisi dan menyebut laporan karyawannya berlebihan.

Selain itu pemilik kantin yang berinisial VL juga mengatakan bahwa laporan yang dilayangkan kedua karyawannya ke Polda Sulut tidak memiliki bukti.

“Sehingga dari sini saja kita sudah melihat bahwa ini masuk ke dalam kasus pencemaran nama baik, di mana nama saya sampai terbawa-bawa,” ucapnya.

Ia mengaku bahwa saat ini kedua karyawannya itu sudah tidak lagi bekerja di kantinnya, sedangkan dia masih berdagang seperti biasa.

“Kalau betul laporan tersebut, kenapa saya yang masih di sini sedangkan mereka yang keluar, kan lucu,” pungkasnya.

Ia mengaku sudah tinggal di gedung Polda di bawah tangga lantai satu cukup lama, dan baru ini ada laporan penganiayaan terhadap karyawan.

“Mana berani saya, ini gedung Polda, setiap hari polisi lalu lalang di sini, tidak mungkin ada tindak kekerasan dan pelecehan apalagi kepada karyawan sendiri,” tandasnya.

Amatan Tribunmanado.co.id, Jumat (17/9/2021) suasana kantin yang menjadi tempat kerja dua karyawan itu tampak masih beroperasi.

Para petugas kepolisian dan staf pun masih berlalu lalang seperti biasa di depan kantin tersebut

Diketahui, kedua karyawan tersbut memberi laporan di SPKT Polda Sulut dengan tuduhan tidak mendapatkan upah. Selain itu melakukan perbuatan pelecehan dan penganiayaan.

Kasus ini pun viral di media sosial. Saat ini polisi masih memeriksa kasus tersbut dan masih dalam penanganan Polda Sulut



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here