Penjelasan BMKG Terkait Cuaca Ekstrem di Hampir Seluruh Jateng

0
102
Petugas membaca dan memantau perkembangan arah angin di kantor Badan Meterologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Meulaboh Desa Kubang Gajah, Kuala Pesisir, Nagan Raya, Aceh, Senin (7/12/2020). ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas/hp.

Semarang, aboutsemarang,- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Ahmad Yani Semarang mengeluarkan peringatan dini potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Jawa Tengah dalam periode hingga 11 Desember 2020 nanti.

Kepala BMKG Ahmad Yani Semarang, Achadi Subarkah Raharjo mengatakan, berdasarkan analisis kondisi dinamika atmosfer menunjukkan masih adanya shear line atau belokan angin di wilayah Jawa Tengah, pusat tekanan rendah dan garis palung tekanan rendah di selatan Jawa Tengah.

“Selain itu fenomena MJO (Madden Julian Oscillation) yang saat ini sedang melintas di wilayah Indonesia didukung masa udara yang labil serta kelembapan udara yang cukup tinggi dari lapisan bawah hingga lapisan atas dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di beberapa wilayah Jawa Tengah,” ujarnya dalam keterangan kepada wartawan, Senin (7/12).

Fenomena MJO adalah, merupakan fenomena di atmosfer yang mengindikasikan pergerakan sistem konvektifitas udara skala besar.

Dikutip dari suara merdeka, potensi cuaca ekstrem dan curah hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang berpotensi terjadi di beberapa wilayah Jawa Tengah.

8 Desember 2020, cuaca ekstrem diperkirakan terjadi di Pemalang, Pekalongan, Batang, Kendal, Kota Semarang, Demak, Kab. Semarang, dan sekitarnya.

9 Desember 2020 berpotensi terjadi di Pemalang, Pekalongan, Batang, Cilacap, Banyumas, Kebumen, Purworejo, Magelang, Boyolali, Sragen, Karanganyar, Klaten, Surakarta, Sukoharjo, Wonogiri, dan sekitarnya.

10 Desember 2020 cuaca ekstrem berpotensi di Brebes, Tegal, Pemalang, Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Temanggung, Kebumen, Purworejo, Magelang, Boyolali, Sragen, Karanganyar, Klaten, Surakarta, Sukoharjo, Wonogiri, dan sekitarnya.

11 Desember 2020 berpotensi di Brebes, Tegal, Pemalang, Pekalongan, Batang, Kendal, Kota Semarang, Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Temanggung, Kab. Semarang, Salatiga, Kebumen, Purworejo, Magelang, Boyolali, Sragen, Karanganyar, Klaten, Surakarta, Sukoharjo, Wonogiri, dan sekitarnya. (ard-smg)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here