Peristiwa Rengasdengklok – Tribunnewswiki.com

0
17


TRIBUNNEWSWIKI.COM- Peristiwa Rengasdengklok adalah peristiwa penculikan Soekarno dan Hatta oleh para pemuda karena adanya perbedaan pendapat antara golongan tua dan golongan muda.

Peristiwa ini terjadi pada 16 Agustus 1945 di Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Tempat tersebut merupakan saksi bisu perjuangan kemerdekaan Indonesia. (1) 

Baca: Peristiwa Madiun 1948

Peristiwa Rengasdengklok,
Peristiwa Rengasdengklok, (YouTube Televisi Edukasi)

Peristiwa Rengasdengklok merupakan peristiwa yang bersejarah sebelum pengumuman proklamasi kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945.

Pada kala itu Indonesia dalam penjajahan Jepang, karena Jepang ingin membangun imprerium Asia Timur Raya pada masa Perang Dunia II.

Saat itu, Indonesia mengalami kekalahan yang menyebabkan dampak besar pada Indonesia.

Sejak peristiwa itu, muncullah dua golongan, yaitu golongan muda dan golongan muda.

Kedua golongan ini memiliki perbedaan pendapat tentang waktu yang tepat untuk mengumumkan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.

Bahkan pemerintah Jepang melarang dengan tegas kepada penduduk Indonesia untuk mendegarkan radio luar negeri, yang akan menghambat pengumuman proklamasi.

Namun berita kekalahan Jepang kepada Sekutu pun terdengar oleh para pemuda Indonesia yang bekerja di kantor berita Jepang.

Bahkan Sutan Syahrir juga mendengar berita kekalahan Jepang melalui radio gelap, ia pun mendesak Soekarno-Hatta untuk segera melakukan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.

Namun Soekarno-Hatta menginginkan agar proklamasi dilakukan melalui PPKI, badan buatan Jepang.

Merasa tidak puas dengan jawaban tersebut, para golongan muda pun lantas menculik Soekarno-Hatta ke Rengasdengklok untuk menjauhkan mereka dari pengaruh Jepang. (2) 

Baca: Peristiwa Merah Putih

Peristiwa penculikan Soekarno-Hatta ke Rengasdengklok ini tidak terlepas dari para tokoh yang terlibat di dalamnya yang dibagi menjadi dua golongan, golongan tua dan golongan muda.

Golongan Tua

Tokoh-tokoh yang sering disebut sebagai golongan tua adalah Soekarno dan Mohammad Hatta, para anggota dan pengurus BPUPKI, dan PPKI.

Golongan Muda

– Sukarni

– Chairul Saleh

– Yusuf Kunto

– dr. Muwardi

– Shodanco Singgih

– Wikana

– Sayuti Melik

– Sudiro

– BM Diah

– Djohar Nur

– Kusnandar Subadio

– Subianto

– Margono

– Adam Malik

– Armansyah. (2) 

Baca: Peristiwa Tanjung Priok

Pada 15 Agustus 1945 rapat diadakan di Jl. Pegangsaan Timur, Jakarta.

Rapat ini dihadiri oleh Chairul Saleh, Djohar Nur, Kusnandar, Subdio, Subianto, Margono, Armansyah, dan Wikana.

Chairul Saleh sebagai pemimpin memutuskan bahwa kemerdekaan Indonesia adalah hak dan masalah rakyat Indonesia sendiri, bukan menggantungkan ke pihak lain.

Darwis dan Wikana menyampaikan keputusan rapat kepada Soekarno dan Hatta di Jl. Pegangsaan Timur No.56, Jakarta.

Namun, keputusan rapat tersebut ditolak oleh Soekarno.

Ia bersikap keras bahwa proklamasi tetap harus dilaksanakan melalui PPKI.

Golongan muda mempunyai tujuan untuk menjauhkan Soekarno dan Hatta dari pengaruh Jepang.

Mereka membawa Soekarno dan Hatta ke Luar Jakarta untuk melaksanakan.

Golongan muda memilih Shodanco Singgih, seorang anggota PETA.

Kemudian, Soekarno dan Hatta dibawa ke Rengasdengklok.

Pemilihan Kota Rengasdengklok karena alasan perhitungan militer yaitu anggota PETA.

Anggota PETA adalah Daidan Purwakarta dan Daidan Jakarta yang pernah melakukan latihan bersama di Rengasdengklok.

Rengasdengklok letaknya sangat strategis.

Rengasdengklok adalah kota terpencil yang memiki jarak sekitar 15 km dari Karawang. (1)

Baca: Peristiwa Gejayan

Seusai diculiknya Soekarno dan Hatta di Rengasdengklok, Soekarno di hadapan Shodanco Singgih memutuskan untuk bersedia mengadakan proklamasi setelah ia kembali ke Jakarta.

Golongan tua dan golongan muda pun menyepakati keputusan bahwa Proklamasi Kemerdekaan harus dilakukan di Jakarta oleh Soekarno.

Setelah itu, Ahmad Soebardjo pun menjemut Soekarno dan Hatta untuk kembali ke Jakarta.

Ahmad Soebardjo juga menaruhkan nyawanya sebagai jaminan Proklamasi Kemerdekaan akan terselenggarakan.

Hasil setelah terjadinya Peristiwa Rengasdengklok adalah Proklamasi Kemerdekaan akan diumumkan pada tanggal 17 Agustus 1945 selambat-lambatnya pukul 12.00 WIB. (2)

Baca: Front Demokrasi Rakyat (FDR)

(Tribunnewswiki.com/ Husna)



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here