Potret Tumpukan 6,8 Kg Emas yang Dirampok, Perhatikan Apa yang Berkilau di Atas Meja

0
13


TRIBUNMANADO.CO.ID – Kasus perampokan yang terjadi di Medan akhirnya terungkap.

Satu pelaku akhirnya harus dilumpuhkan.

Satu dari lima pelaku ditembak mati.

Itu gegara dia melakukan perlawan dan membahayakan petugas kepolisian.

Menurut Kapolda Sumut, Irjen RZ Panca Putra Simanjuntak, kelima pelaku diamankan dari lokasi terpisah. 

Dari Hendrik Tampubolon, tersangka utama yang merupakan otak pelaku, polisi turut mengamankan tiga pucuk senjata api rakitan.

Selain itu, polisi juga berhasil menemukan barang bukti emas seberat 6,8 kilogram hasil rampokan.

Polisi menyebutkan para pelaku belum sempat menjual emas yang ditaksir mencapai Rp 6,5 miliar.

Terekam CCTV, Pelaku perampokan toko emas di Pasar Simpang Limun terekam kamera CCTV milik warga, Kamis (26/8/2021)./tempat kejadian perkara (TKP) pascaperampokan toko emas di Pasar Simpanglimun, Medan, Kamis (26/8/2021).
Terekam CCTV, Pelaku perampokan toko emas di Pasar Simpang Limun terekam kamera CCTV milik warga, Kamis (26/8/2021)./tempat kejadian perkara (TKP) pascaperampokan toko emas di Pasar Simpanglimun, Medan, Kamis (26/8/2021). (Tangkap layar Facebook Tribun Medan/TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR)

Hendrik menyimpan emas hasil rampokanya di belakang rumah orangtuanya di Kabupaten Dairi dengan cara ditanam setelah sebelumnya sempat disimpan di atas plafon.

Dir Reskrimum Polda Sumut, Kombes Tatan Dirsan Atmaja mengatakan, dia sendiri yang mengamankan barang bukti tersebut hingga sampai ke Medan.



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here