PPKM Jawa-Bali Diperpanjang hingga 4 Oktober, Airlangga Hartarto: Sesuai Arahan Jokowi

0
7


TRIBUNNEWSWIKI.COM – Pemerintah masih terus memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2-4 guna menekan penyebaran virus covid-19.

PPKM Jawa-Bali akan diperpanjang selama dua minggu, mulai dari 21 September hingga 4 Oktober 2021.

Menteri Koordinator Bidang (Menko) Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, perpanjangan PPKM Jawa-Bali sesuai dengan arahan Presiden Jokowi.

“Sesuai dengan arahan Bapak Presiden, maka akan dilakukan perpanjangan selama dua minggu, yaitu tanggal 21 September sampai dengan 4 Oktober 2021,” ujar Airlangga Hartartodalam Keterangan Pers mengenai Perkembangan PPKM Terkini, Senin (20/09/2021) sore.

Ia menjelaskan, ada beberapa wilayah yang berada di level 4 yang mengalami penurunan, dari 23 kabupaten (kab)/kota menjadi 10 kab/kota.

Warga melintas di depan mural sosialisasi bahaya COVID-19 di Jakarta, Rabu (21/7/2021). Pemerintah kembali mengganti istilah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Pembatasan di Pulau Jawa dan Bali kini bernama PPKM Level 4. Istilah baru itu tertuang dalam judul Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 22 Tahun 2021.
Warga melintas di depan mural sosialisasi bahaya COVID-19 di Jakarta, Rabu (21/7/2021). Pemerintah kembali mengganti istilah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Pembatasan di Pulau Jawa dan Bali kini bernama PPKM Level 4. Istilah baru itu tertuang dalam judul Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 22 Tahun 2021. (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

“Level 4 masih diberlakukan di sepuluh kabupaten/kota karena terkait dengan aglomerasi, jumlah penduduk, maupun tingkat vaksinasi yang masih di bawah 50 persen,” ujar Airlangga.

Sementara itu Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan hal senada.

“Dengan melihat perkembangan yang ada, perubahan PPKM level diberlakukan selama dua minggu untuk Jawa-Nali,” kata Luhut dikutip dari YouTube Kompas.com.

Ia menjelaskan, pemerintah akan terus melakukan evaluasi terkait PPKM leves guna mengantisiapsi perubahan.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan, dan Menteri Kesehatan Budi G Sadikin dalam Keterangan Pers mengenai Perkembangan PPKM Terkini, Senin (20/09/2021) sore.
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan, dan Menteri Kesehatan Budi G Sadikin dalam Keterangan Pers mengenai Perkembangan PPKM Terkini, Senin (20/09/2021) sore. (Tangkapan Layar KompasTV)

“Namun evaluasi dilakukan setiap minggunya untuk mengantisipasi perubahan yang begitu cepat,” ujar dia.



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here