Profil Muhammad Kece, YouTuber yang Dianiaya Jenderal Polisi di Dalam Rutan Bareskrim Polri

0
13


TRIBUNMANADO.CO.ID – YouTuber Muhammad Kece kembali jadi sorotan.

Jika beberapa waktu dirinya terkenal karena diduga menista agama Islam melalui akun media sosial.

Kini namanya kembali mencuat dipublik dan media karena menjadi korban penganiayaan.

Muhammad Kece dianiaya oleh Jenderal Polisi.

Jenderal polisi yang menganiaya adalah Irjen Napoleon.

Dari info yang didapat Tribun Manado, Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Pol Andi Rian Djajadi mengungkapkan, Irjen Napoleon Bonaparte tak hanya memukuli Muhammad Kasman alias Muhammad Kasman, tapi juga melumurinya dengan kotoran manusia.

Napoleon Bonaparte merupakan terpidana kasus suap dari Djoko Tjandra, sementara Muhammad Kece adalah tersangka dalam perkara dugaan penistaan agama.

Keduanya saat ini sama-sama ditahan di Rutan Bareskrim Polri.

“Dalam pemeriksaan terungkap selain terjadi pemukulan, pelaku NB juga melumuri wajah dan tubuh korban dengan kotoran manusia yang sudah dipersiapkan oleh pelaku,” kata Andi Rian, dikutip dari Kompas.tv, Senin (20/9/2021).

Andi menjelaskan, peristiwa Napoleon Bonaparte melumuri Muhammad Kece dengan kotoran itu terjadi pada hari yang sama ketika Napoleon memukuli Muhammad Kece.

Foto kanan: YouTuber dengan nama Muhammad Kece alias M Kece kini tengah menjadi buruan polisi karena diduga melakukan penistaan agama, khususnya terhadap agama Islam. Foto kiri: Terdakwa kasus suap penghapusan red notice Djoko Tjandra, Irjen Pol Napoleon Bonaparte menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (25/1/2021). Sidang mantan Kepala Divisi Hubungan Internasional Polri itu beragendakan pemeriksaan saksi ahli yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).
Foto kanan: YouTuber dengan nama Muhammad Kece alias M Kece kini tengah menjadi buruan polisi karena diduga melakukan penistaan agama, khususnya terhadap agama Islam. Foto kiri: Terdakwa kasus suap penghapusan red notice Djoko Tjandra, Irjen Pol Napoleon Bonaparte menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (25/1/2021). Sidang mantan Kepala Divisi Hubungan Internasional Polri itu beragendakan pemeriksaan saksi ahli yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). (Kolase TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN dan YouTube MuhammadKece)



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here