Prostitusi Gay Berkedok Panti Pijat di Solo Terbongkar: 7 Pria Ditangkap, Tarif Pelanggan Rp400 Ribu

0
14


TRIBUNNEWSWIKI.COM – Kos-kosan di Kota Solo yang disulap menjadi sebuah prostitusi gay atau pasangan sesama jenis berkedok panti pijat digerebek polisi.

Prostitusi gay berkedok panti pijat tersebut berlokasi di Jalan Pamugaran Utama, Kelurahan Nusukan, Kecamatan Banjarsari, Solo, Jawa Tengah.

Penggerebekan dilakukan langsung oleh aparat dari Polda Jawa Tengah (Jateng) pada Sabtu (25/9/2021) pukul 17.00 WIB.

Dari hasil penggerebakan tersebut, polisi menangkap basah sejumlah orang.

Dikutip TribunnewsWiki dari TribunJateng.com, pihak berwajib menangkap sang mucikari DY (47) yang juga penyewa kos-kosan dan beberapa terapis laki-laki yakni HER (30), DRH (29), FIT (32), HAS (41), SUR (39) dan AGS (39).

Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskimum) Polda Jateng telah menggelar konferensi pers terkait kasus tersebut, Senin (27/9/2021).

Dalam kasus tersebut seorang pelaku bernama Dede (47) warga Karanganyar ditetapkan sebagai tersangka.

Ditreskrimum Polda Jateng, Kombes Pol Djuhandhani Rahardjo Puro dan Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol M Iqbal Alqudusy saat jumpa pers dan menampilkan sejumlah tersangka terapis gay di Jalan Pamugaran Utama, Kelurahan Nusukan Kecamatan Banjasari, Kota Solo, Senin (27/9/2021).
Ditreskrimum Polda Jateng, Kombes Pol Djuhandhani Rahardjo Puro dan Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol M Iqbal Alqudusy saat jumpa pers dan menampilkan sejumlah tersangka terapis gay di Jalan Pamugaran Utama, Kelurahan Nusukan Kecamatan Banjasari, Kota Solo, Senin (27/9/2021). (TribunSolo.com/Dok Polda Jateng)

Baca: Pasca Dihujat Kasar hingga Diancam Mati, Pasangan Gay Thailand Terima Maaf Netizen Indonesia

Baca: Dari Hujatan hingga Ancaman Mati Diterima Pasangan Gay Thailand oleh Netizen Indonesia

Ditreskimum mengungkap bahwa pelaku dalam melakukan aksinya mempunyai terapis sebanyak 6 orang yang rata-rata merupakan kaum gay.

Keenam terapis tersebut dihadirkan saat konfrensi pers di kantor Ditreskrimum Polda Jateng, Senin (27/9/2021).

Ditreskrimum Polda Jateng, Kombes Pol Djuhandhani Rahardjo Puro, menyebut bahwa pada saat penggerebakan, jajarannya menemukan adanya terapis dan pelanggan laki-laki sedang melaksanakan Standar Operasional Prosedur (SOP) di sebuah rumah kos.



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here