Psikolog Turun Tangan dalam Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Minta Izin ke Arwah Amalia

0
7


TRIBUNMANADO.CO.ID – Psikolog dan pakar mikro ekspresi Poppy Amalya menyoroti kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang.

Poppy bahkan telah mengunjungi rumah masa kecil Tuti Suhartini (55) di Desa Jalancagak, Kabupaten Subang.

Lantas, apa yang dirasakan Poppy setelah mengunjungi rumah orangtua mendiang Tuti itu dan bertemu dengan keluarga korban kasus Subang itu?

Diketahui, Tuti Suhartini (55) dan anaknya, Amalia Mustika Ratu (23) ditemukan sudah tak bernyawa di dalam bagasi mobil Alphard di halaman rumah di Kampung Ciseuti, Desa Jalancagak, Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, Rabu (18/8/2021).

Tuti dan Amalia menjadi korban rajapati. Tapi, sampai tulisan ini dibuat, Rabu (22/9/2021), siapa dalang dari kasus itu belum terungkap.

Amalia Mustika Ratu gadis yang jadi korban <a href=pembunuhan di Subang” />

Terbaru, Poppy mengungkapkan, setelah dirinya berkunjung ke rumah masa kecil mendiang Tuti dan bertemu dengan pihak keluarganya, ia merasakan kesedihannya.

“Secara psikologis ya merasakan kesedihannya, merasakan perasaannya. Terutama di keluarga ya.

“Dan saya soalnya sempat masuk ke rumahnya ibunya (orangtua) almarhum, kemudian keluarga besarnya merasakan kehilangannya banget,” ujar Poppy, dikutip dari video di channel Youtube Tribunjabar, Rabu (22/9/2021).

Lanjut Poppy, ia mengungkapkan seperti apa perasaan anak Tuti atau kakak dari Amalia.



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here