Satgas Ungkap Kendala Penyebab Vaksinasi Lansia Berjalan Lambat

0
12


TRIBUNNEWSWIKI.COM – Kepala Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19, Alexander Ginting menjelaskan vaksinasi Covid-19 pada lanjut usia menjadi tantangan yang belum tertuntaskan oleh Satgas Covid-19.

Program vaksinasi lansia sebenarnya sudah dibahas sejak Maret.

Pemerintah pun telah mengalokasikan vaksin untuk lansia sebesar 21,5 juta orang.

Hanya saja, pada vaksinasi pertama, angka vaksinasi pada lansia baru mencapai 26 persen.

Kemudian pada vaksinasi kedua yaitu 18 persen.

ProgramĀ vaksinasiĀ ini terhitung cukup lambat.

Sebab, lansia merupakan populasi yang sangat rentan untuk terpapar Covid-19.

“Kalau lihat angka mortalitas lebih setegah lansia. Kalau kasus aktif di komunitas, mereka positif adalah lansia. Kalau antre di UGD di antar anak anak lansia. Ini menjadi tantangan dan persoalan,” kata Alexander dalam seminar virtual melalui kanal YouTube FMB9ID, Selasa (21/9/2021).

Baca: Momen Lucu Presiden Jokowi Bertemu Warga Bernama Joko Widodo saat Tinjau Vaksinasi di Klaten

Baca: Indonesia Menduduki Peringkat ke-6 Dunia Jumlah Vaksinasi COVID-19

Alex menjelaskan, ada banyak faktor yang menyebabkan vaksinasi terhadap lansia berjalan lambat.

Pada Jumat (16/7/2021) Kementerian Kesehatan memulai penyuntikan perdana vaksin booster menggunakan vaksin Moderna di RSCM Jakarta. Penerima vaksinasi booster adalah 50 Guru Besar FKUI serta sejumlah dokter lainnya.(Dok. Kementerian Kesehatan)
Pada Jumat (16/7/2021) Kementerian Kesehatan memulai penyuntikan perdana vaksin booster menggunakan vaksin Moderna di RSCM Jakarta. Penerima vaksinasi booster adalah 50 Guru Besar FKUI serta sejumlah dokter lainnya.(Dok. Kementerian Kesehatan) (Dok. Kementerian Kesehatan)

Di antaranya karena faktor kondisi fisik lansia yang tidak seperti anak muda atau dewasa.



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here