Sebulan Dikuasai Taliban, Afghanistan Panen Masalah, dari Perekonomian hingga Krisis Pangan

0
12


TRIBUNNEWSWIKI.COM – Satu bulan setelah menduduki Kabul, Taliban masih mengalami sejumlah masalah atas kekuasaan mereka di Afghanistan.

Selama perang yang berkecamuk selama sekitar 40 tahun, perekonomian Afghanistan menjadi berantakan.

Bahkan, meski ratusan milliar dollar AS digulirkan ke negara tersebut selama 20 tahun terakhir, perekonomian negara juga tak kunjung membaik.

Kemudian, kekeringan dan kelaparan membuat ribuan orang dari perdesaan menuju perkotaan.

Lalu, krisis pangan juga melanda Afghanistan.

Bahkan Program Pangan Dunia (WFP) khawatir stok pangan habis akhir bulan ini, dan mengancam 14 juta orang ke jurang kelaparan.

Sementara, perhatian Barat terfokus pada pemerintahan Taliban yang dibentuk di Afghanistan.

Mereka mempertanyakan apakah Taliban akan menepati janjinya untuk melindungi hak-hak perempuan atau menawarkan perlindungan kepada kelompok-kelompok milisi seperti Al-Qaeda.

Padahal, warga Afghanistan hanya berharap dapat melangsungkan kehidupan mereka.

“Setiap orang Afghanistan, anak-anak, mereka lapar, mereka tidak punya sekantong tepung atau minyak goreng,” kata seorang penduduk Kabul, Abdullah, dikutip dari Reuters.

Pejuang Taliban berkumpul di sepanjang jalan selama rapat umum di Kabul pada 31 Agustus 2021 saat mereka merayakan setelah AS menarik semua pasukannya keluar dari negara itu untuk mengakhiri perang 20 tahun yang brutal - perang yang dimulai dan diakhiri dengan kelompok Islam garis keras di kekuasaan.
Pejuang Taliban berkumpul di sepanjang jalan selama rapat umum di Kabul pada 31 Agustus 2021 saat mereka merayakan setelah AS menarik semua pasukannya keluar dari negara itu untuk mengakhiri perang 20 tahun yang brutal – perang yang dimulai dan diakhiri dengan kelompok Islam garis keras di kekuasaan. (Hoshang Hashimi / AFP)



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here