Sikap Diam Aktivis HAM Saat Nakes Jadi Korban Serangan KKB Papua Dipertanyakan

0
9



TRIBUNMANADO.CO.ID – Sikap Aktivis HAM yang diam saat tenaga kesehatan jadi korban keganasan KKB di Papua dipertanyakan.

Selama ini para aktivis HAM terus menyoroti pemerintah dalam penanganan KKB di Papua.

Apalagi setelah pemerintah menetapkan KKB atau OPM sebagai teroris, aktivis HAM protes.

Kini tenaga kesehatan menjadi korban brutalnya KKB, mereka dinilai diam. 

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mempertanyakan para aktivis HAM dan perempuan yang tidak angkat suara terkait tindakan kejam kelompok kriminal bersenjata (KKB) terhadap tenaga kesehatan (Nakes) di Puskesmas di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua.

Politisi Partai Golkar ini heran, saat aparat mempertahankan Papua dari teror KKB, para aktivis HAM lantang bersuara mengecam tindakan aparat.

Namun saat penyerangan KKB yang merenggut nyawa warga sipil, para pejuang HAM tidak menyatakan sikap.

“Kemana suaranya para aktivis HAM dan aktivis perempuan? Kenapa ketika saudara sebangsanya di bunuh dan diperkosa secara brutal mereka diam? Namun ketika aparat negara menumpas para pelaku itu, mereka teriak soal HAM?” ujar Bamsoet dalam pesan tertulisnya, Sabtu (18/9/2021).

Lebih lanjut Bamsoet, sapaan Bambang Soesatyo, meminta pemerintah tidak perlu menoleransi para pelaku kejam terhadap warga sipil di Papua.

Terlebih Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka (TPNB-OPM) sudah mengakui tindakan kejam terhadap warga sipil bagian dari aksi mereka.



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here