Sosok Esau dan Yakub, Jual Hak Kesulungan dengan Kacang Merah, Akhir Hidup Seperti Ini

0
3



TRIBUNMANADO.CO.ID –  Di dalam Alkitab, ada sosok bernama Esau.

Dia adalah anak tertua dari Ishak dan Ribka menurut Alkitab Ibrani dan Perjanjian Lama di Alkitab Kristen.

Esau memiliki saudara kembar bernama Yakub.

Ciri tubuh dan sifat Esau sangat berbeda dengan adik kembarnya, Yakub. Esau memiliki kulit yang berbulu lebat dan suka memburu.

Sebaliknya, Yakub justru berkulit bersih dan lebih suka tinggal di rumah, seperti memasak dengan ibunya, daripada berburu seperti Esau.

Ishak, ayah kandung Esau, berumur 40 tahun, ketika Ribka, anak Betuel, orang Aram dari Padan-Aram, saudara perempuan Laban, diambilnya menjadi isterinya.

Berdoalah Ishak kepada TUHAN untuk isterinya, sebab isterinya itu mandul; TUHAN mengabulkan doanya, sehingga Ribka, isterinya itu, mengandung.

Sebagai anak sulung, Esau mempunyai hak kesulungan, tetapi Yakub menukar hak kesulungan Esau dengan masakan yang telah dibuat oleh Yakub.

Pada suatu kali Yakub sedang memasak sesuatu, lalu datanglah Esau dengan lelah dari padang. Kata Esau kepada Yakub:

“Berikanlah kiranya aku menghirup sedikit dari yang merah-merah itu, karena aku lelah.” Itulah sebabnya namanya disebutkan Edom (“merah”). Tetapi kata Yakub: “Juallah dahulu kepadaku hak kesulunganmu.” Sahut Esau: “Sebentar lagi aku akan mati; apakah gunanya bagiku hak kesulungan itu?” Kata Yakub:



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here