Stafsus BPIP: Pejabat Negara dan Elit Politik Harus Jadi Garda Terdepan Membumikan Pancasila

0
14



TRIBUNNEWS.COM,  JAKARTA – Staf Khusus Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Antonius Benny susetyo menyatakan bahwa Pancasila belum terinternalisasi dalam nilai kehidupan. 

Bahkan, Benny menyampaikan bahwa Pancasila baru sebatas perbincangan di masyarakat.

Hal itu disampaikannya Benny dalam Diskusi Empat Pilar MPR RI bertema Memperkokoh Pancasila dalam Kehidupan Bermasyarakat, Senin (20/9/2021).

“Pancasila masih sebatas bahan perbincangan belum lebih lanjut diinternalisasi dalam nilai kehidupan dan dibuktikan dalam kinerja, Pancasila selama ini hanya menjadi logos belum menjadi pathos maupun ethos,” kata Benny.

Baca juga: Diskusi Empat Pilar MPR, Gus Jazil: Indonesia Butuh Sosok yang Memancarkan Nilai-nilai Pancasila

Selain itu, Benny menyatakan persoalan saat ini adalah bagaimana pancasila belum menjadi living dan walking ideology. 

“Pancasila belum terwujud nyata khususnya dalam bidang   pendidikan, ekonomi dan politik secara praktikal  ini yang membuat permasalahan dan perbincangan tentang Pancasila tidak kunjung selesai. Saat ini masyarakat Indonesia tanpa sadar telah menjadi alat dari gadget yang berhilir pada sangat masifnya narasi buruk dan berita hoax hingga menjadi industry,” papar Benny.

“Ini terjadi karena adanya  kekosongan generasi dimana pancasila sejak 1998 tidak aktif  lagi diajarkan dan dilaksanakan dan membuat Negara sekarang dijejali dengan nilai nilai kapitalis dan post truth yang merusak pelan pelan generasi negara,” tambahnya.

Baca juga: Politikus NasDem Bicara Pentingnya Generasi Muda Implementasikan Pancasila di Masa Pandemi Covid-19

Benny melanjutkan, bahwa Pancasila saat ini hanya sebatas menjadi bahan perbincangan belum lebih lanjut diinternalisasi dalam nilai kehidupan dan dibuktikan dalam kinerja.

“Pancasila selama ini hanya menjadi logos belum menjadi pathos maupun ethos. Perlu disadari juga saat ini Indonesia  juga tidak memiiliki role model yang sungguh sungguh mempercayai nilai nilai pancasila dan melaksanakannya dengan baik,sehingga tidak ada contoh pelaku internalisasi nilai pancasila yang mampu memberi pedoman dan standar pelaksanaan nilai pancasila,” jelas Benny.

Media sebagai sarana komunikasi dan pemersatu bangsa harusnya bertanggungjawab untuk membagi dan mensosialiasikan nilai nilai Pancasila.



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here